Soal Pemungutan Suara Ulang, Tunggu Instruksi Bawaslu Jabar

48

PANGANDARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak mempermasalahkan jawaban dari KPU Kabupaten Pangandaran yang menolak adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 03 Pananjung dan TPS 05 Cikembulan.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Gaga Abdillah mengaku tidak mempermasalahkan keputusan KPU yang menolak adanya pemungutan suara ulang (PSU) di beberapa TPS. Namun, pihaknya akan melakukan kajian lebih dalam dan mengkoordinasikannya dengan Bawaslu Provinsi Jawa Barat.

“Jawaban atau keputusan dari KPU soal PSU akan kami sampaikan ke Bawaslu Jabar, sambil menunggu instruksi untuk langkah-langkah selanjutnya,” ungkapnya kepada Radar, Rabu (24/4).

Lanjut dia, rekomendasi PSU dilakukan ketika adanya kejanggalan di TPS 03. Di sana ditemukan ada 12 daftar pemilih khusus (DPK) asal luar daerah yang melakukan pencoblosan hanya menggunakan KTP-el, tanpa disertai formulir A5.

“Sementara di TPS 05 Cikembulan ada satu orang DPK asal luar kota yang juga melakukan pencoblosan tanpa menunjukan formulir A5,” jelasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran mengaku sudah memberikan jawaban, baik secara lisan maupun tertulis terkait dengan potensi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 03 Pananjung dan TPS 05 Cikembulan.

Komisioner KPU Kabupaten Pangandaran Maskuri mengatakan pihaknya sudah menganalisa rekomendasi dari Bawaslu, mengenai potensi PSU di dua TPS tersebut.

”Kami sudah mengkaji dari sudut pandang hukum dan sudah memberikan jawaban,” ungkapnya kepada Radar, Selasa (23/4).

Menurutnya, jawaban dari re­ko­mendasinya yakni di TPS tersebut tidak perlu melaksanakan PSU. ”Karena menurut UU No 7 tahun 2017, bahwa ke-12 orang itu memenuhi unsur untuk memilih karena memiliki e-KTP dan juga terdaftar di daerah masing-masing,” ujarnya.
Lanjut dia, pihak KPU tidak bisa mengabaikan hak pilih mereka

sebagai warga negara, selain itu mereka pun belum menyalurkan hak pilihnya. ”Itu bisa dilihat dengan belum adanya tanda tinta di salah satu jari mereka,” ucapnya.

Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Bawaslu dan membeberkan semua alasan. ”Kemudian untuk TPS 05, kami juga sudah menjawabnya, bahwa belum ada tembusan dari PPK,” singkatnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.