Soal Tarif Parkir, Pemkot Tasik Keukeuh Ingin Naikan Harga, Dewan Minta Dibatalkan

92
0

KOTA TASIK – Ternyata pertemuan antara Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasik yang diminta mengembalikan tarif parkir ke harga lama, belum sepenuhnya disetujui pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tasik.

Hal itu seperti yang diungkapkan Sekda Kota Tasik, Ivan Dicksan, yang ditemui usai rapat dengan pendapat dengan Komisi I soal rotasi, mutasi, dan promosi, Selasa (7/1) Sore, di Ruang Rapat II Gedung DPRD Kota Tasik.

“Kemarin Pak Wali Kota (Budi Budiman, Red) memanggil Kadishub (Aay Z Dahlan) dan Kabag Hukum (Agus Iwan) terkait ini (kenaikan tarif parkir) untuk melakukan evaluasi,” ujarnya kepada wartawan.

“Karena ada hal yang mengagetkan masyarakat. Walaupun retribusi ini sejak 2011 belum pernah dievaluasi dan sudah terlalu lama. Maka disekaliguskan kenaikannya dan memang mengagetkan masyarakat. Ini kan sambil kita juga ingin ruas jalan lebih tertib sehingga beban parkir jangan terlalu berat,” sambungnya.

Sehingga, terang dia, pengguna parkir bisa memilih lokasi parkirnya di sebelah sini atau mau di sebelah sana yang memang stratrgis lokasinya serta tak menumpuk di satu titik parkir.

“Jadi bukan kami tarik Perwalkot (Nomor 51 tahun 2019, tentang Perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum),” terangnya.

Tapi, tegas Sekda, direvisi saja. “Kami juga ingin tetap naik tapi tak seprogresif kemarin. Jadi Dishub juga diamanatkan target retribusi parkirnya besar. Nah potensi-potensinya kita evaluasi nanti secara wajar. Kemarin itu seperti di jalan umum bagaimana. Sekarang ya disesuaikan jadi bagaimana,” tegasnya.

Jadi, tambah Ivan, biaya parkir itu nanti tetap dengan tarif baru tapi ada revisi angkanya. “Ini kan saya tak ikut rapat, kalau memang ada kesepakatan itu (DPRD dan Dishub), nanti Kadishub akan melaporkan kembali dan kebijakannya ada di pak wali seperti apa,” tambahnya.

Karena, jelas Ivan, dalam rapat terakhir soal kenaikan tarif parkir yang dirinya ikuti, Wali Kota hanya minta direvisi saja kenaikannya dan nilainya jangan terlalu progresif.

“Artinya pa wali sudah minta merevisi Perwalkot itu dengan kenaikkannya tak terlalu progresif dan dilihat dari kemampuan serta kewajaran masyarakat. Kemudian berkaitan akan diterpakan oleh dinas nanti akan ada hearing lagi dengsn dewan. Jadi intinya saya nunggu laporan dulu dari Dishub,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.