Presiden Harap Jadwal Penerbangan Ditambah

Soal Tol, Tahu-Tahu Selesai

160
0
RESMIKAN. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menandatangani prasasti peresmian terminal Bandara Wiriadinata Kota Tasikmalaya, Rabu (27/2).RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

TASIK – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Tasikmalaya, Rabu (27/2). Ketika diwawancarai soal perkembangan tol Bandung-Banjar, orang nomor satu di Indonesia itu enggan memberikan penjelasan secara pasti.

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah masih terus melakukan upaya untuk membangun jalan bebas hambatan yang diwacanakan melintas ke Tasikmalaya itu. Pemerintah berkomitmen mengerjakan mega proyek tersebut. “Nanti di lihat lah tahu-tahu selesai,” ungkapnya kepada wartawan.

Namun demikian, Jokowi mengatakan sampai saat ini pemerintah tidak mengalami kendala dalam prosesnya. Yang jelas, pengerjaan akan dilakukan secepatnya sebagai penghubung daerah-daerah potensial. “Sampai detik ini tidak ada masalah,” katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan saat ini proyek tol Bandung-Banjar masih dalam persiapan tahap lelang. Diharapkan tahun ini pelaksananya sudah bisa diputuskan dan dikerjakan secepatnya. “Masih persiapan lelang, Mudah-mudahan di tahun ini,” tuturnya.

Tasikmalaya merupakan salah satu wilayah potensial dan punya daya tarik dalam hal pariwisata. Beberapa yang dia sebutkan yakni wisata alam, UMKM dan kuliner di miliki oleh Tasikmalaya. “Ada Situ Gede, bakso, bordirnya juga,” tuturnya.

Anggota Komisi V DPR RI Hj Nurhayati mengatakan keberadaan tol nantinya akan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. Salah satunya dengan waktu tempuh dari Bandung ke wilayah Priangan Timur dan menyambung ke Jawa Timur. “Jadi akan terus nyambung, sehingga perjalanan semakin cepat,” katanya.

Disinggung kemungkinan efek sepinya Bandar Udara Wiriadinata, dia menyangkalnya. Menurut Nurhayati, baik jalur darat maupun udara punya pasar konsumen atau peminat berbeda. “Jadi masing-masing punya porsi (konsumen,Red),” ujarnya.

Loading...

FLIGHT DITAMBAH

Presiden Jokowi pun meresmikan pembangunan terminal Bandara Wiriadinata yang baru. Bulan maret mendatang, rencananya jadwal penerbangan akan ditambah.

Jokowi tiba di Lanud Wiriadinata sekitar pukul 17.40 didampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil, keduanya kompak menggunakan kain sarung.

Di bandara sendiri, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Anggota DPR RI Hj Nurhayati, Pangkoopsau I Marsekal Muda TNI Fadjar Prasetyo, Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman, Wakil Wali Kota H M Yusuf serta Danlanud Wiriadinata Letkol PNB M Pandu Adi Subrata menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Tak lama, rombongan presiden memasuki bangunan terminal Bandara Wiriadinata yang baru, Jokowi langsung menandatangani prasasti peresmian pembangunan yang didanai Rp 50 miliar dana APBN itu. Momen tersebut pun disambut tepukan tangan dari para hadirin termasuk pejabat yang mendampingi.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengatakan potensi pengguna transportasi udara di Kota Tasikmalaya cukup tinggi. Maka perlu ada penambahan penerbangan untuk memudahkan mobilitas masyarakat. “Tambahan flight lagi, Garuda,” ungkapnya.

Untuk waktunya, Jokowi mengharapkan dilakukan segera mungkin dalam waktu dekat ini. Setelah Wings Air dari Tasik-Jakarta, diharapkan penerbangan baru bisa dari Tasik-Bandung. “Bisa saja Jakarta-Bandung-Tasik, atau Tasik-Bandung-Jakarta, mungkin itu,” ujarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan rencananya ada dua tambahan maskapai di Bandara Wiriadinata yakni Garuda dan Citilink. Salah satu penambahan ditarget saat masa mudik nanti tambahan penerbangan dimulai. “Bulan Maret sebelum lebaran kan,” terangnya.

Pemerintah sendiri, kata dia,akan berupaya melakukan pembenahan di lingkungan Bandara Wiriadinata. Diantaranya tentang perpanjangan runway yang saat ini baru 1.600meter menjadi 1.900 atau 2.000 meter, sehingga lebih aman untuk landing dan take off pesawat. Serta peralatan navigasi yang lebih memadai. “Supaya safety dari bandara ini makin baik,” katanya.

Sementara ini, akses menuju bandara baru masih menggunakan fasilitas TNI AU. Menhub akan melakukan pelebaran karena jalur sementara itu tergolong masih sempit. “Ke depannya pemerintah daerah akan membangun jalan khusus warga sipil menuju bandara,” tukasnya.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menargetkan tahun depan jalan tersebut sudah selesai. Sementara ini pemkot masih mempersiapkan Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) jalan tersebut. “Tahun depan selesai lah,” tuturnya.

Budi menyambut baik wacana penambahan rute baru dari presiden, karena semakin banyak penerbangan maka kebutuhan masyarakat akan lebih terpenuhi. Di samping itu iklim investasi, pengembangan UMKM dan perekonomian masyarakat pun bisa semakin terangkat. “Kalau penerbangan sudah banyak, event nasional bisa diselenggarakan di Tasikmalaya,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.