Soal Tuntutan Banser Dibubarkan, Begini Reaksi PBNU

89
Banser. foto/JPG

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Buntut dari adanya aksi pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang memuat kalimat tauhid, sejumlah pihak menuntut Barisan Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama dibubarkan.

Menyikapi hal itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Helmy Faishal Zaini enggan terbawa emosi.

Dia tetap santai terhadap kelompok masyarakat yang menuntut pembubaran tersebut.

Helmy mengatakan, Banser mempunyai kontribusi besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Yang mendirikan Republik ini Banser. Banser ikut berjuang untuk Republik ini. Sahamnya besar Banser. Peristiwa PKI juga Banser yang melakukan penumpasan. Banser ini komisaris bangsa,” papar Helmy di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/10).

Helmy menambahkan, petisi yang dibuat orang tertentu ingin membubarkan organisasi Banser itu bagian dari politik.

“Karena ahistoris. Itu yang saya bilang politik di situ. Salah satu orang ditimpakan kepada masalah organisasi, hal yang lain,” tuturnya.

Sebelumnya, protes keras pun muncul di media sosial. Kali ini, ada petisi yang mendukung pembubaran Banser di laman change.org.

Warganet yang memulai petisi ini menyayangkan kelakuan oknum Banser di tengah fokus penanganan gempa Lombok, NTB dan Sulawesi Tengah. (cuy/jpnn)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.