Soal Wacana Reaktivasi Jalur KA Banjar-Pangandaran Warga Minta Tak Mendadak

323

BANJAR – PT Kereta Api Indonesia masih melakukan kajian terhadap rencana reaktivasi Jalur Kereta Api (KA) Banjar-Pangandaran. Melihat rencana itu, warga yang tinggal di sepanjang jalur itupun mengaku pasrah.

Salah seorang warga Dusun Pangasinan RT 02 RW 07 Desa Binangun Kecamatan Pataruman Dede Sumiati (50) pasrah karena tanah tersebut milik PT KAI. Namun sebelum diaktifkan, masyarakat minta diberi tahu terlebih dahulu agar ada kesempatan untuk membongkar rumah.

“Meski baru wacana, tapi harus dipersiapkan dari sekarang-sekarang. Jangan mendadak begitu saja main gusur,” ujarnya saat ditemui di rumahnya Jumat (4/1).

Dirinya bersama warga lainnya tidak menolak untuk pindah dari lokasi sekarang. “Masalah itu (relokasi, Red) harus dipikirkan dari sekarang, mau dipindahkan kemana. Jangan sampai masyarakat terlunta-lunta tanpa kepastian yang jelas,” ungkapnya.

Warga lainnya Atik (52) mengaku sampai sekarang belum menerima pemberitahuan soal reaktivasi jalur Banjar-Pangandaran. “Di sini kita menumpang, sadar ini tanah milik PT KAI. Tapi sebelum diaktifkan beri waktu untuk melakukan pembongkaran rumah dan sudah ada tempat dimana kami dipindahkan,” ungkapnya.

Meski menumpang, setiap tahun dirinya sering membayar pajak ke petugas KAI dengan besaran yang relatif. “Tinggal disini sudah lama, ada sekitar tiga tahunan,” tuturnya. (nto)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.