Sopir Angkot Dipalak & Dianiaya, Ini Kata Organda Garut..

28
0
JELASKAN. Ketua DPC Organda Garut Yudi Nurcahyadi meminta pelaku penganiayaan ditangkap.
Loading...

TAROGONG KIDUL – DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Garut meminta polisi untuk menindak tegas pelaku pengeroyokan dan pemalakan sopir angkutan kota (angkot) di wilayah perkotaan Garut.

“Harapan kami polisi segera menangkap pelakunya dan memberi efek jera, karena keberadaan mereka ini sudah meresahkan sopir maupun penumpang,” ujar Ketua Organda Garut Yudi Nurcahyadi kepada wartawan, Selasa (26/1).

Yudi menerangkan dalam dugaan kasus pengeroyokan, pihaknya sudah mendampingi sopir angkot yang menjadi korban melapor ke Polres Garut. “Sudah melaporkan kasus penganiayaan terhadap sopir angkot ke Polres Garut, namun masih ada yang harus dilengkapi laporannya yaitu hasil visum,” terangnya.

Baca juga : Objek Wisata di Garut Mulai Dibuka

Permintaan polisi itu siap dilengkapi korban dan secepatnya diserahkan dengan harapan kasusnya ditindak lanjuti.

loading...

Selain upaya kepolisian, Organda Garut juga berharap adanya keseriusan pemerintah daerah dalam menertibkan pengamen jalanan yang meresahkan. Selama ini, lanjut dia, keluhan dari para sopir angkutan umum maupun penumpang tidak nyaman dengan keberadaan mereka di dalam angkutan umum.

Kasubag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat mengatakan masih menunggu hasil visum untuk menindaklanjuti proses hukum pidana bagi orang yang memukul seorang sopir angkot. “Masih nunggu kartu berobat korban sebagai dasar untuk visum,” katanya.

Muslih mengatakan Polres Garut siap memproses hukum karena kasusnya memiliki unsur pidana yaitu penganiayaan terhadap seseorang. “Korban disarankan untuk berobat sebagai dasar visum, tapi sampai sekarang belum datang lagi ke SPKT,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.