Beranda Kota Tasik Sosialisasi Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya

Sosialisasi Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya

93
BERBAGI
PEDULI KESEHATAN. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman bersama Kepala Dinas Kesehatan dr H Cecep Zaenal Kholis MM Kes (kiri) bersama petugas pendataan Pispeka di aula Bale Kota Kamis (8/2).

BUNGURSARI – Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mengadakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (Pispeka) di aula Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (8/2). Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr H Cecep Zaenal Kholis MM Kes mengatakan tujuan kegiatan tersebut adalah supaya para lurah dan para kepala puskesmas di Kota Tasikmalaya memahami dan mendukung Pispeka. Hal ini untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat Kota Tasikmalaya.

Kegiatan Pispeka yang sudah berjalan sejak tahun 2017 terus ditingkatkan. Kegiatan ini merupakan pendataan yang dilakukan oleh lurah kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya. Pendataan tersebut melibatkan 21 puskesmas yang terdapat di Sepuluh Kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Selain itu, tambah Cecep, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan sebuah proses pelayanan kesehatan yang akan didapatkan oleh masyarakat. Selain didata, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas. “Seperti fasilitas dan jumlah tenaga medisnya akan ditingkatkan,” ujarnya kepada Radar.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengatakan pentingnya kerja sama antara puskesmas dengan para lurah untuk tahap pendataan warga desanya kemudian tindak lanjut penanganan kesehatannya oleh puskesmas. Hal ini demi meningkatkan angka kesehatan warga Kota Tasikmalaya.

“Itu kenapa para lurah dan kepala puskesmas kita undang di acara ini. Itu untuk sama-sama memahami dan mendukung program pemerintah,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Wali Kota, menilai program Pispeka sangat baik untuk meningkatkan angka kesehatan. Dengan pendekatan keluarga dirasa akan lebih tepat sasaran dalam hal melayani kesehatan masyarakat. Khususnya keluarga yang kurang mampu.

“Ada 12 indikator ini penting untuk Program Indonesia Sehat. Mulai dari fasilitas untuk ibu melahirkan hingga masa pertumbuhan anak harus diperhatikan,” ujarnya. (mg3)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.