Sosok Siswa SMP Bunuh Kakak Kandung di Mata Bu Kades, Bikin Gregetan

959
0
Loading...

KARAWANG – Kasus siswa SMP bunuh kakak kandung yang masih duduk di bangku SMA disesalkan banyak pihak. Insiden ini terjadi di Perum Citra Kebun Mas, Desa Bengle Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis malam (24/5/2018).

Pelaku berinisial P (15) menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri, KP (16) di dalam rumah. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tak tertolong.

Kepala Desa Bengle, Lia Amalia mengatakan, pelaku dikenal warga sebagai anak yang bengal dan kerap berbuat onar serta meresahkan warga.

Baca : Kronologi Siswa SMP Bunuh Kakak Kandung Di Karawang

“Dia jarang berada di rumah. Sekalinya pulang selalu bikin ulah atau gaduh keluarga dan juga meresahkan warga,” kata Lia, Jumat (25/5/2018).

Loading...

Sementara, korban lebih sering tinggal bersama ayahnya yang memang sudah tak serumah lagi dengan ibu korban dan pelaku.

“Pelaku juga sering bertindak arogan terhadap keluarganya,” ungkapnya.

Dikatakan Lia, orangtua pelaku pernah minta tolong kepada dirinya agar membantu menangani kebiasaan buruk anak laki-lakinya itu karena sering berjudi.

Bahkan, dampak kebiasaan buruknya itu, pelaku kerap menjual barang di rumahnya dan diduga digunakan untuk foya-foya saat kumpul bersama teman-temannya.

“Saat kumpul itulah kerap kali pelaku dan temannya berbuat ulah di lingkungan tempat tinggalnya,” ungkapnya.

Baca : Geger! Siswa SMP Bunuh Kakak Kandung Yang Masih SMA

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Majalaya untuk dimintai keterangan terkait kematian kakaknya.

Motif pembunuhan belum sepenuhnya diketahui secara pasti. Pasalnya, saat ini pelaku masih diperiksa di Polsek Majalaya.

“Kematian korban masih diselidiki tim Inafis Polres Karawang. Sekarang korban ada di RS Lira Medika, menunggu persetujuan pihak keluarga apakah mau diautopsi atau tidak ke RSUD Karawang,” ucap Didi, tokoh masyarakat Perum Citra Kebun Mas.

Informasi yang didapat, diduga korban tewas karena benturan di bagian kepala. “Sepintas tidak ada luka bekas benda tajam, hanya luka dalam,” katanya.

(portaljabar/pojoksatu)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.