SOTK Baru, PNS Kota Tasik Harap-harap Cemas

109
0
APEL PAGI. Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Tasikmalaya mengikuti apel pagi beberapa waktu lalu. firgiawan / radar tasikmalaya
Loading...

BUNGURSARI – Meski secara lisan pemerintah pusat sudah merestui rencana pengukuhan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemkot Tasikmalaya. Namun, surat resmi atas persetujuan Plt Wali Kota Tasikmalaya melantik para bawahannya tak kunjung diterima.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, H Ivan Dicksan menjelaskan sampai dengan Kamis (21/1) pihaknya masih menunggu acc resmi akan rencana pengukuhan SOTK baru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bahkan, dalam kesempatan monitoring pelaksanaan penanggulangan Covid-19 oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun pihaknya menyampaikan supaya pemprov membantu mempercepat administrasi di pusat.

Baca juga : Stop Pandemi, Mayasari Grup Inisiasi Mitigasi Covid-19 di Kota Tasik

“Surat resminya masih belum menerima. Kemarin juga saya sampaikan ke Pak Gubernur, supaya usulan kami didorong agar dipercepat, Alhamdulillah beliau siap membantu untuk mengomunikasikannya ke Kemendagri,” katanya kepada Radar, kemarin.

loading...

Menurutnya, meski secara lisan Kemendagri siap menyetujui usulan dari Pemkot, namun tetap harus menempuh prosedur administrasi normatif. Apalagi, pengajuan serupa tidak hanya dilakukan Kota Tasikmalaya saja.

“Kemarin juga Asda dan BKPSDM ke Jakarta lagi, katanya secara lisan sudah siap tetapi tetap harus menempuh administrasi prosedural.

Ini kan se-Indonesia, otomatis daerah lain mungkin mengajukan juga,” ungkapnya.
Ivan menjelaskan di pusat pun tengah dipilah usulan antara daerah yang akan melaksanakan Pilkada dan non-Pilkada, karena menurut informasi ada kepentingan yang berbeda berkenaan daerah yang akan melangsungkan pesta demokrasi.

“Maka kita sampaikan supaya yang non-Pilkada diprioritaskan saja, semoga Januari ini bisa tuntas dan kita masih memonitor sampai besok (Jumat, Red) seperti apa progressnya,” tutur Ivan.

Apabila Pemkot perlu kembali ke Jakarta untuk mempercepat proses pengurusan administrasi usulan pengukuhan SOTK baru, Ivan mengaku siap menempuhnya. Melihat kalender hari kerja terus berangsur mendekati bulan kedua di Tahun 2021.

“Kami juga menunggu laporan perkembangan dari rekan-rekan yang berkoordinasi langsung ke pusat, apakah perlu datang lagi ke Jakarta atau seperti apa. Pak Plt wali kota juga sudah siap apabila diharuskan menemui langsung ke sana,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan Radar, informasi pengukuhan SOTK baru tengah dinanti-nanti para Aparatur Sipil Negara (ASN). Seolah menjadi penentu nasib mereka di awal Tahun 2021 dalam menjalankan pekerjaan di lingkungan Pemkot.

Salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya, menceritakan obrolan pegawai tidak lepas dari wacana pelantikan tersebut. Apalagi belakangan diketahui Kemendagri sudah meng-acc usulan Pemkot dalam melaksanakan pelantikan.

“Banyak yang spekulasi katanya Jumat ini (hari ini, Red), akhir bulan atau pekan depan. Ya jelas harap-harap cemas, khawatir yang sudah nyaman dengan posisinya malah digeser, yang tidak nyaman ingin ikut dilantik dan ditempatkan di tempat baru,” beber salah seorang pegawai eselon IV tersebut.

Pegawai lainnya mengaku bimbang ketika sudah menyusun rangkaian kegiatan prioritas di tahun ini, tetapi tak kunjung ada kepastian apakah dirinya akan pindah instansi atau tetap duduk di posisi yang sama.

“Panik ya wajar, karena ketika kita sudah menyusun tahapan-tahapan kegiatan nantinya digantikan orang lain kan kurang srek saja. Tetapi, minimalnya prioritas kegiatan yang sudah direncanakan bisa terlaksana dengan baik oleh rekan pengganti saya nanti, itu pun kalau saya ikut dilantik dan pindah instansi,” ujar ASN setaraf kepala seksi itu. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.