Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.3%

70.3%

STC Ponpes Idrisiyyah Tasik Bangkitkan Nilai Spiritual

49
0
ISTIMEWA. KOMPAK. Pimpinan Pondok Pesantren Idrisiyyah Syekh Muhammad Fathurahman MAg (tengah) bersama trainer dan peserta training Sufi Training Center (STC).
ISTIMEWA. KOMPAK. Pimpinan Pondok Pesantren Idrisiyyah Syekh Muhammad Fathurahman MAg (tengah) bersama trainer dan peserta training Sufi Training Center (STC).

TASIK – Sufi Training Center (STC) merupakan lembaga pelatihan di bawah naungan Pondok Pesantren Idrisiyyah. STC mulai berkiprah 2015.

Kepala Divisi STC Pesantren Idrisiyyah Ustaz Deden Hidayatullah SPdI menjelaskan STC didirikan untuk memenuhi kebutuhan spiritual di era modern. Utamanya bagi para karyawan dan profesional yang dirundung berbagai permasalahan. Termasuk mengelola potensi manusia berupa rohani dan jiwa.

“Permasalahan manusia ini tidak akan pernah berakhir selama napas masih bisa mengalir dalam tubuh. Tantangan itu bisa kita hadapi dengan peningkatan spiritual,” ujarnya Selasa (25/8).

Pertama kali event STC bekerja sama dengan pihak Polres Tasikmalaya Kota. Kegiatannya dilaksanakan di asrama polisi.

“Itu berjalan beberapa kegiatannya. Alhamdulillah berkembang sampai saat ini. Bahkan sudah berbagai lintas profesi, mulai dari perbankan, hotel, dan lainnya. Bahkan sempat melaksanakan kegiatan training sebuah perusahaan yang mayoritas non muslim,” ungkap dia.

Pihaknya bersyukur materi STC diterima semua pihak karena materinya tentang nilai-nilai universal. “Ini menjadi kebanggaan kami materi yang diberikan masuk semua kalangan,” ujarnya.

STC merupakan lembaga yang fokus dalam kajian spiritual. Materinya dikemas menarik. Tidak membuat para peserta bosan. “STC ini merupakan lembaga khusus untuk membangkitkan nilai spiritual bagi para pesertanya,” jelasnya.

Agar spiritual peserta meningkat, maka harus ada pembekalan. Ia meyakini bahwa setiap manusia memiliki potensi spiritual yang tinggi, sehingga potensi spiritual itu bisa menggerakkan aktivitas manusia.

“Jadi kalau hatinya sudah terkondisikan dan tersambung kepada Allah SWT, apa pun pekerjaan dan profesinya akan melakukan pekerjaannya secara maksimal,” kata Ustaz Deden.

Ustaz Deden mencontohkan. Kebanyakan karyawan akan bekerja secara optimal bila dilihat oleh bosnya. Sedangkan bila bosnya tidak ada, mereka hanya menjalankan pekerjaannya saja.

“Karena yang mereka lihat itu hanya sebatas bos saja. Makanya melalui STC ini kita bangkitkan nilai-nilai kesadaran bahwa bekerja itu merupakan nilai dari ibadah. Dengan begitu dilihat atau tidak dilihat tetap melaksanakan pembelajaran secara maksimal, sehingga lebih membangkitkan nilai spiritualitas peserta,” jelas Ustaz Deden.

Menurut Ustaz Deden, setiap manusia memiliki potensi yang sangat berharga. Apabila itu dibangkitkan spiritualnya, maka akan menumbuhkan semangat saat menjalankan tugasnya.

“Makanya setiap potensi manusia itu perlu dibangkitkan,” kata dia.
Dalam waktu dekat ini, STC akan melaksanakan pemberian materi di Jakarta. STC memiliki tempat khusus training atau Gedung STC.

“Rencananya kita akan membuka kelas tasawuf. Meski pesertanya hanya sedikit karena masih dalam masa pandemi,” kata dia.

Kelas tasawuf diperuntukkan masyarakat yang membutuhkan kajian-kajian tasawuf secara tematik.

“Konsepnya memanfaatkan hari libur, karena rata-rata peserta itu bekerja dari mulai hari Senin sampai Jumat. Namun hanya bentuk kelas kecil tidak dengan peserta yang banyak,” kata dia.

Sebelum masa pandemi, training yang dilaksanakan STC, jumlah pesertanya minimal 300 orang.

“Memang untuk maksimal dilaksanakan per angkatan. Karena suasana training ini harus menciptakan yang kondusif,” jelas Ustaz Deden.

Bagi yang berminat mengikuti training, kata Ustaz Deden, tinggal mengundang STC. Untuk perusahaan biasanya ada kontrak kerja sama sedangkan untuk lembaga sosial seperti pesantren dan lainnya, pihak STC siap membatu tanpa harus mengeluarkan dana.

“Perusahaan yang sudah memiliki anggaran peningkatan SDM kita sesuaikan ada nilai kontraknya. Kecuali untuk lembaga-lembaga sosial kita sifatnya dakwah saja. Tidak ada yang sifatnya mengeluarkan uang. Justru kita yang siap back up,” bebernya.

Bagi yang berminat meningkatkan kualitas spiritual, kata Ustaz Deden, tinggal langsung mengundang STC. Nanti untuk kebutuhannya akan dilakukan pengkajian terlebih dahulu agar tepat dalam penyampaian materinya.

“Kita analisa dulu kebutuhannya. Karena kita yakin bahwa STC ini bisa masuk di semua lini,” ujarnya.

Ustaz Deden meyakini, bila nilai-nilai spiritualitas dibangkitkan, maka profesi apa pun akan menjalankan tugasnya dengan baik. “Semangat dalam pekerjaannya akan tumbuh dan bekerja dengan baik,” yakinnya.

Ustaz Deden berharap, STC ke depan bisa terus berkontribusi meningkatkan semangat spiritual atau potensi manusia dengan terus bersinergi dengan masyarakat pemerintah.

“Karena potensi hati itu dititipkan oleh Allah SWT harus dilambangkan. Juga bisa bersinergi dalam membangkitkan nilai-nilai spiritualitas, maka apapun profesi mereka akan dilandasi dengan spiritual itu akan berdampak baik terhadap perusahaan itu sendiri,” harapnya. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.