Stikes Karsa Husada Garut Cetak 521 Tenaga Medis Profesional dan Agamis

43
0
SAMBUTAN. Ketua STIKes Karsa Husada Garut H Engkus Kusnadi SKep MKes memberikan sambutan saat wisuda yang dilakukan secara virtual, Kamis (10/12).
SAMBUTAN. Ketua STIKes Karsa Husada Garut H Engkus Kusnadi SKep MKes memberikan sambutan saat wisuda yang dilakukan secara virtual, Kamis (10/12).

TAROGONG KIDUL – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut mewisuda dan angkat sumpah 521 lulusan dari enam program studio. Kegiatan wisuda dilaksanakan secara daring (online).

Ketua STIKes Karsa Husada Garut H Engkus Kusnadi SKep MKes mengatakan, pelaksanaan wisuda tahun ini tidak bisa dilakukan secara tatap muka, hal ini karena kondisi pandemi Covid-19.

“Tentu ini bukan satu hal yang diinginkan (wisuda daring, Red), karena beberapa alasan, seperti kita ketahui, saat ini pandemi Covid-19 ini belum berakhir,” katanya saat ditemui di Kampus 1 STIKes Karsa Husada Garut, Jalan Subyadinata Nomor 7 Kelurahan Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (10/12).

Oleh karena itu wisuda kali ini, mengangkat tema Wisuda Bersama Keluarga untuk Keselamatan Bangsa. “Keselamatan jiwa pada situasi seperti ini menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia mengatakan, pelaksanaan wisuda melalui daring ini tidak mengurangi kekhidmatan dan makna dari wisuda. Pada tahun ini, sambungnya, STIKes Karsa Husada Garut mewisuda 520 lulusan tahun akademik 2019/2020 dari enam program studi, yakni Program Studi D3 Keperawatan sebanyak 150 orang, Program Studi D3 Kebidanan sebanyak 74 orang, Program Studi S1 Keperawatan sebanyak 132 orang, Program Studi D3  Analis Kesehatan 51 orang, Program Studi D3 Farmasi 39 orang dan Program Profesi Ners sebanyak 74 orang.

Ia menyadari, bahwa dampak Covid-19 ini tidak terduga, pada semester akhir, menghadapi situasi pandemi sehingga  proses pembelajaran teori maupun praktik ini mengalami hambatan.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau untuk terus belajar dan berkarya serta berkreasi untuk menjadi lulusan STIKes Karsa Husada Garut yang bermartabat, profesional dan agamis.

Baca juga : Gali Potensi Desa di Garut untuk Bangkitkan Pariwisata

Sementara itu, pihaknya menyampaikan keberhasilan yang telah diraih STKes Karsa Husada tahun 2020 ini, telah mendirikan laboratorium Computer Based Test (CBT) sebanyak 88 unit.

Laboratorium CBT itu untuk pelaksanaan uji kompetensi. “Sebelumnya mahasiswa kami melaksanakan uji kompetensi dengan CBT ini harus ke Bandung. Kita bersyukur, sekarang semua mahasiswa bisa melaksanakan uji kompetensi di kampus STIKes Karsa Husada Garut Bahkan beberapa mahasiswa dari kampus, melaksanakan uji kompetensi di kami,” ujarnya.

Ia pun bersyukur, karena 30 alumni dari STIKes Karsa Husada Garut telah lulus seleksi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020.

“Tentu hari ini dengan 521 lulusan telah menambah jumlah tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Garut. Besar harapan kami, Pemerintah Kabupaten Garut bisa memberdayakan lulusan kami tahun ini secara maksimal, untuk kepentingan Kabupaten Garut dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Ketua Yayasan Dharma Husada Insani Dr (HC) H Amas Setiana mengatakan, pelaksanaan wisuda dengan sistem daring baru pertama kali dilakukan. Sehingga harus beradaptasi dari kebiasaan sebelumnya.

“Biasanya kita kumpul bersama, mungkin sebagian merasakan kurang puas, terutama orang tua yang telah menunggu-nunggu anak di wisuda, tapi ini juga (wisuda daring, Red) bisa dilihat, hanya tidak bisa kumpul bersama, karena sesuai dengan aturan protokol  kesehatan,” katanya.

Bupati Garut H Rudy Gunawan bergembira atas wisuda lulusan STIKes Karsa Husada Garut. Ia berharap, wisudawan bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi ketika turun ke masyarakat sebagai tenaga kesehatan.

Pihaknya percaya, STIKes Karsa Husada Garut menghasilkan alumni yang mempunyai kualitas yang bisa memberikan pelayanan baik ketika berada di masyarakat. Karena lembaga pendidikan tinggi tersebut dikelola secara professional di bawah bimbingan LLDIKTI.

“STIKes Karsa Husada juga dikelola oleh manajemen yang baik, dosen-dosen professional dan berpengalaman,” ujarnya. (son)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.