STIKes Mucis, Kurikulum D3 Kebidanan Harus Ikuti Perkembangan

236
0

CIAMIS – STIKes Muhammadiyah Ciamis (Mucis) adakan Workshop Kurikulum Program Studi D3 Kebidanan, Senin-Selasa (13-14) di Aula Mucis di Jalan KH Ahmad Dahlan Kabupaten Ciamis.

Acara tersebut, diikuti seluruh Dosen D3 Kebidanan dan Steakholder dari Profesi IBI Kabupaten Ciamis, RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, RSUD Ciamis, Puskesmas, Praktek Mandiri Bidan serta Para Alumni Prodi D3 Kebidanan STIKes Muhammadiyah Ciamis.

Dengan menghadirkan narasumber dari Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND), Erika Yulita Ichwan SST M Keb.

Ka Prodi D3 Kebidanan, Neli Sunarni SST M Keb menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengembangan kirikulum untuk menghasilkan ahli madya kebidanan sebagai tenaga bidan pelaksana yang mampu melaksanakan tugas sesuai kewenangan dan kompetensinya.

Dimana, kurikulum pendikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran.

Serta, penyampainnya dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di intitusi perguruan tinggi.

Kurikulum yang digunakan selama ini adalah kurikulum pendidikan D3 Kebidanan tahun 2015.

“Kurikulum tersebut, kita ketahui bahwa disusun dan ditetapkan oleh Asosiasi Institusi Pendikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND),” ucap Neli kepada Radar usai acara.

Neli menambahkan, dengan adanya berbagai perubahan dana regulasi dan makin berkembangnya Profesi kebidanan serta memperhatikan aspek legal yang terjadi dalam tatanan pelayanan kesehatan.

Maka, kurikulum pendikan Diploma 3 kebidadanan Tahun 2015 harus ditinjau, direvisi dan dikembangkan, dengan mengacu kepada peraturan dan perudang-undangan yang berlaku dan relevan pada saat ini.

Penyelenggaraan pendikan Diploma 3 Kebidanan harus menyiapkan perangkat penyelenggaraan pendidikan tinggi, diantaranya kurikulum.

Kurikulum yang digunakan untuk tahun Akademik 2019/2020 adalah kurikulum prodi D3 kebidanan tahun 2018.

“Berdasarkan hal teresebut diatas maka prodi D3 Kebidanan STIKes Muhammadiyah Ciamis, merasa sangat perlu untuk berperan aktif dalam mengembangkan kurikulum kebidanan yaitu salah satunya dengan mengedakan workshop Kurikulum Kebidanan,” paparnya.

Diakui Neli, bahwa tujuan kegiatan untuk melakukan pengembangan kurikulum guna menghasilkan ahli madya kebidanan sebagai tenaga bidan pelaksana yang mampu melaksanakan tugas sesuai kewenangan dan kompetensinya.

Bahkan, sebelum menyiapkan pembelajaran harus meracik resepnya alias kurikulum untuk menghasilkan lulusan yang profesional dan berkarakter.

“Harapan kami seluruh dosen mampu mengimplementasikan kurikulum prodi D3 kebidanan STIKes Muhammadiyah Ciamis dalam proses pembelajaran,” tegasnya.

Ditambahkan ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND), Erika Yulita Ichwan SST M Keb, Workshop Kurikulum Program Studi D3 Kebidanan perlu dipahami dan dipelajari dengan baik.

Dari mulai konsep dasar penyusunan kurikulum, menyusun profil lulusan, menyusun capaian pembelajaran, penyusunan bahan kajian dan penerapan SKT, serta menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

“Dengan semua kegiatan itu kami diskusikan, sehingga menghasilkan penekanan ke capaian tujuan ahir pembelajaran dan metode pebelajaran yang baik,” tuntasnya.

(iman sr)