STIKes Mucis Produksi Sendiri Hand Sanitizer & Dibagikan ke Masyarakat

142
0

CIAMIS – Kelangkaan cairan pembunuh kuman (Hand Sanitaizer) di wilayah Ciamis, memotivasi STIKes Muhammadiyah Ciamis (Mucis)
memperoduksi sendiri Hand Sanitizer. Lalu dibagikan gratis kepada masyarakat.

Menurut Kasi Akademik STIKes Mucis, Metty Nurherliyany STT MPd, tujuan  memproduksi henitizer itu, untuk mengurangi penyebaran virus corona, karena sekarang menjadi barang langka.

“Makanya kami berinisiatif membuat  atau memproduksi sendiri khusunya oleh mahasiswa di Frodi D-3 Farmasi. Ini untuk mengurangi kelangkaan dan juga  mengurangi penyebaran Virus Corona,” ujarnya kepada Radar, Kamis (19/3) siang di STIKes Mucis.

“Kami bagikan secara gratis. Khususnya untuk dosen dan karyawan STIKes Mucic,” tambah Metty.

Pihaknya dalam membuat Hand Sanitaizel, lanjut Metty, bahan-bahanya sesuai dengan anjuran WHO.

Diantaranya Etanol 96 persen, Gliserol 98 persen,  Hidrogen Peroksida  3 persen dan Aquadest. Dimana bahan-bahannya diperoleh dari perusahaan besar farmasi, yang bekerjasama dengan program studi Kefarmasian.

“Kami membuat 1.500 (seribu lima ratus) botol spray Hand Sanitizer ukuran 25 ml, dan kami edarkan di sekitar lingkungan STIKes Mucis,” terangnya.

Selain memproduksi dalam bentuk spray atau semprot, pihaknya akan membikin juga dalam membentuk jeli, yang akan disiapkan di setiap ruangan STIKes Mucis.

“Banyak sekali permintaan dari alumni-alumni STIKes Mucis, karena mereka kesulitan cari di pasaran,” katanya.

Ketua STIKes Mucis H Dedi Supriadi SSos SKep Ners MMKes menuturkan, pihaknya menyambut baik dengan apa yang dilakukan mahasiswa Frodi D-3  Farmasi yang telah membuat Hand Sanitizer, yang diberikan cuma-cuma.

“Saya bangga dengan mereka (para mahasiswa, red), guna membantu masyarakat yang membutuhkan untuk  menekan penyebaran Virus Corona,”  tegasnya.

(iman s rahman)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.