Stok Peti Jenazah di Kota Banjar Berkurang

78
0
KURANG. RSUD Banjar mulai kekurangan stok peti jenazah, Minggu (26/4). CECEP HERDI / RADAR TASIKMALAYA
KURANG. RSUD Banjar mulai kekurangan stok peti jenazah, Minggu (26/4). CECEP HERDI / RADAR TASIKMALAYA

BANJAR – Sampai Minggu (26/4), Dinas Kesehatan Kota Banjar mencatat sebanyak 17 PDP telah meninggal dunia di RSUD Kota Banjar.

Data dari 17 pasien tersebut, tujuh pasien merupakan warga Kota Banjar dan 10 pasien berasal dari luar daerah.

Maka dari itu, stok peti jenazah yang disiapkan pun kini sudah menipis. Di rumah sakit rujukan (RSUD Banjar) peti jenazah tinggal tersisa tiga lagi.

“Kami menerima donasi dari wali kota kemudian kami buat 10 peti jenazah untuk kebutuhan rumah sakit, untuk jaga-jaga karena stok dari Dinas LH tiga buah lagi dan 6 kantong jenazah,” ujar Direktur RSUD Kota Banjar dr Ekalina Liandari kepada Radar, Minggu (26/4).

Menurut dr Eka, menipisnya ketersediaan peti jenazah membuat pihaknya khawatir karena saat ini keadaan darurat pandemi, jadi dibutuhkan stok aman agar tidak kekurangan saat akan digunakan.

“Kami harus gerak cepat karena berburu dengan waktu, sebelumnya kami menggunakan donasi peti jenazah termasuk yang 5 buah dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banjar tapi sudah habis digunakan,” ujarnya.

Loading...

Kabid Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar Ninding mengatakan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan 12 buah peti jenazah untuk kebutuhan di RSUD Kota Banjar.

“Saat ini masih dalam tahap pengerjaan dan untuk pemesanannya ke depannya kami siapkan secara bertahap,” katanya.

Sementara untuk ketersediaan kantong jenazah, Ketua PMI kota Banjar Supratman mengaku sudah aman, bahkan untuk stok sudah diajukan ke provinsi dan pusat.

“Kami sudah siapkan untuk kantong jenazah jadi dapat dipastikan tidak akan kekurangan dan untuk stok sendiri sedang kami ajukan,” katanya. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.