STT YBSI Gelar Wisuda ke-10 Hari Ini

STT YBSI Tasikmalaya Siap Berkiprah di Era Industri 4.0

31
APRESIASI. Kepala STT YBSI Dewanto Roshian Adhi (kanan) memberikan plakat kepada Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Islam Bojong Beben Bahren pada acara wisuda ke-9. Hari ini (27/10) STT YBSI menggelar wisuda ke-10.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Sekolah Tinggi Teknologi YBS Internasional (STT YBSI) Tasikmalaya menggelar wisuda ke-10 di Ballroom Hotel Santika Tasikmalaya hari ini (27/10). Wisudawan terdiri dari 29 mahasiswa jurusan Teknik Informatika dan 53 mahasiswa jurusan Teknik Mesin Konsentrasi Teknik Otomotif.

Kepala STT YBSI Dewanto Roshian Adhi mengatakan, wisuda ke-10 bertepatan dengan maraknya revolusi industri 4.0. Sebuah dinamika masyarakat dunia yang tidak bisa dihindari.

“Saatnya melakukan pilihan terhadap peran yang akan diambil dalam menghadapi revolusi industri 4.0,” ujar Dewanto. STT YBSI sebagai bagian dari pendidikan di bidang teknologi perlu melakukan antisipasi yang tepat. “Proses pembelajaran sekitar 4 tahun di STT YBSI diharapkan mampu memberikan modal yang kuat dalam menghadapi era industri 4.0,” katanya.

Karaktersitik yang menonjol dari era Industri 4.0 adalah perlunya networking yang kuat. Munculnya fenomena Startup dan kelompok milenial mendorong perlunya dibangun sebuah ekosistem entrepreneurship di kampus.

“Untuk membangun semuanya, tidak mungkin dilakukan sendiri oleh STT YBSI, makanya kami mulai menjajagi kerja sama dengan berbagai pihak,” terangnya. Dengan kerjasama ini, sambungnya, diharapkan memberi dampak bagi lembaga, lulusan dan masyarakat.
Kerja sama yang telah dijalin antara lain dengan Institut Teknologi Bandung dan University Teknikal Malaysia Melaka untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dosen dan mahasiswa.

“Untuk pengembangan serapan dunia industri dijalin kerja sama dengan CBD Indonesia dan Kerjantara, di mana keduanya membantu melakukan jalinan kerja sama antara industri dengan dunia pendidikan,” katanya.

Selain itu, sambungnya, juga dibangun kerja sama dengan institusi lain seperti perusahan pengembang software, pelaku usaha transportasi dan lainnya.

Adapun untuk ketersediaan SDM yang handal, kata ia, STT YBSI sudah menjalin kerjasama dengan 200 SMK di wilayah Priangan Timur. Kerja sama ini dilakukan dalam bentuk pengembangan kualifikasi guru, peningkatan kompetensi siswa dan pengembangan metoda pembelajaran.

“Dengan jalinan kerja sama ini diharapkan STT YBSI mampu menjadi lokomotif bagi perubahan sumber daya manusia (SDM) di wilayah Priangan Timur dalam menghadapi revlousi industri 4.0,” katanya.

Selama ini STT YBSI juga mendorong dan memfasilitasi mahasiswanya untuk berkiprah dalam dunia technopreneurship. “Melalui dua ekosistem utama tersebut, diharapkan STT YBSI, mahasiswa serta lulusannya siap untuk mengambil peran penting dalam menghadapi revolusi industri 4.0,” harapnya. (na)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.