Studio Rhoma Irama Ditembak Dan Ancaman Pembunuhan Sejumlah Ulama

195
JAWA POS PHOTO DAPAT TEROR. Polisi berbincang dengan Rhoma Irama setelah peristiwa penembakan di studio milik si raja dangdut di Depok, MInggu (4/3).

JAKARTA – Upaya-upaya untuk menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat terus terjadi. Kemarin (4/3), studio milik raja dangdut Rhoma Irama di Kota Depok, Jawa Barat, ditembak orang tidak dikenal.
Selain itu, di perumahan Grand Depok City juga ditemukan surat ancaman pembunuhan. Sasarannya adalah sejumlah ulama yang ada di Kota Depok.

Polresta Depok kini sedang mengusut dua peristiwa itu. Di studio Rhoma Irama, mereka melakukan olah TKP dan memasang garis polisi kemarin. ”Ada laporannya. Yang menemukan peluru merupakan OB (office boy) studio tersebut,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis mengenai penembakan di studio Rhoma.

Proyektil peluru ditemukan di dekat jendela studio yang terletak di Jalan Tole Iskandar, Kota Depok, itu. Polisi meminta masyarakat tenang. Polisi serius mengusut kasus itu.

Soal surat ancaman untuk sejumlah ulama, Putu juga membenarkan. ”Teror surat atau selebaran gelap berupa tulisan yang berisi ancaman pembunuhan terhadap ulama di Depok. Suratnya berisi ancaman akan di bunuh,” katanya.

Putu menyebut, surat ancaman itu ditemukan oleh petugas keamanan di perumahan Grand Depok City. ”Tepatnya di cluster Gardenia. Pihak keamanan perumahan yang menemukan surat tersebut saat ini sedang kami selidiki” jelasnya.

Dua teror yang tejadi di Depok kemarin menurut BIN adalah upaya-upaya untuk terus menebar teror di masyarakat. Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Hari Purwanto menjelaskan, hal itu akan meningkat mendekati pelaksanaan pilkada serentak.

Wawan menyatakan, teror seperti di Depok dilakukan untuk mencampur aduk emosional masyarakat. Dengan target-target tertentu yang diinginkan. ”Maka, dalam kondisi ini masyarakat harus lebih kritis dalam memahami sebuah kejadian,” katanya.

Ada kemungkinan bahwa kejadian di Depok tersebut untuk membuat bahan-bahan berita palsu atau hoax. Dengan mengkombinasikan antara kenyataan atau kejadian dengan informasi-informasi yang tidak benar. ”Hal semacam ini perlu diketahui masyarakat agar tidak termakan hoax dan ikut terlibat,” terangnya. (bry/idr/ang/jpg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.