Beranda Tasikmalaya Stunting Rawan di Usia 0-2 Tahun

Stunting Rawan di Usia 0-2 Tahun

165
0
BERBAGI

SINGAPARNA – Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tasikmalaya dr Faisal Soepar­yan­to mengatakan stunting merupakan kekurangan gizi dalam waktu yang cukup lama sehingga membuat kronis penderitanya. Stunting bisa terjadi sejak berada dalam kandungan sampai dilahirkan. “Stunting itu sering terjadi pada umur balita dari 0-2 tahun. Di mana saat ibunya mengandung kurang asupan gizi dan ibunya saat remaja juga mengalami kekurangan gizi,” katanya kepada Radar Rabu (11/4).
Lanjut dia, biasanya bayi yang lahir karena stunting tubuhnya lebih pendek dari biasanya. Kemudian akan menyebabkan pertumbuhan otak penderitanya terganggu. “Otomatis karena makanannya kurang gizi perkembangan otaknya tidak berkembang,” terangnya.
Penderita gizi buruk kronis ketika menginjak usia dewasa akan rentan terserang penyakit. “Biasanya kalau dewasa mudah terserang penyakit stroke darah tinggi, jantung dan lainnya,” jelasnya.
Banyaknya balita stunting, pihaknya terus melakukan perbaikan pada remaja perempuan dengan memberikan tablet penamabah darah. (ujg)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here