Subsidi Gaji GTK non-PNS di Sekolah Madrasah Segera Cair

52
0
radartasikmalaya
ilustrasi/net

JAKARTA – Kementerian Keuangan akhirnya menyetujui alokasi anggaran pemberian subsidi gaji untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) non-PNS di sekolah madrasah.

Persetujuan sendiri tertuang dalam Surat Dirjen Anggaran kemenkeu kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) tertanggal 12 November 2020.

“Sesui arahan Menag, usulan kami untuk bantuan subsidi gaji GTK non-PNS alhamdulillah sudah disetujui Ditjen Anggaran Kemenkeu,” ungkap Sekjen Kemnag, Nizar, Minggu (15/11) yang dikutif radartasikmalaya.com dari JPNN.

Menurut Nizar, usulan Kemenag untuk subsidi gaji tersebut lebih dari Rp1,152 triliun. Dimana, Rp1,147 triliun akan disalurkan kepada GTK non-PNS.

Lainnya disalurkan untuk GTK Non-PNS pada Ditjen Bimas Katolik sebesar Rp3,609 miliar, GTK Non PNS pada Ditjen Bimas Buddha sebesar Rp1,497 miliar, dan GTK Non PNS pada Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu sebesar Rp253,8 juta.

“Tahapan selanjutnya adalah pencairan. Kami akan segera proses. Semoga semuanya berjalan lancar sehingga bisa segera dicairkan,” harap Sekjen. Sebelumnya, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Muhammad Zain mengatakan, total ada 745.415 GTK Non-PNS Madrash yang telah divalidasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Mereka lalu diajukan sebagai calon penerima Bantuan Subsidi Gaji (BSG) ke Kementerian Keuangan

“Setelah proses validasi BPJS sudah selesai dan diperoleh 745.415 GTK Non-PNS madrasah, hasil itu lalu diajukan ke Kementerian Keuangan untuk mendapatkan bantuan subsidi gaji,” tandasnya. (jpnn/radartasikmalaya)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.