Sudah Diuji Coba, Kereta Api Cibatu-Garut Segera Beroperasi

498
0
MENCOBA. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Garut menjajal jalur Kereta Api Cibatu Garut menggunakan kereta inspeksi Rabu (19/2). Kegiatan itu merupakan uji coba tahap akhir yang dilakukan PT KAI.

GARUT KOTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali melakukan uji coba perlintasan jalur kereta Cibatu-Garut dengan menggunakan kereta inspeksi Rabu (19/2).

Dalam uji coba kali ini, PT KAI mengajak seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut.

Baca juga : Bencana Terjang Garut Selatan, 2 Meninggal 1 Terkubur

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan uji coba kali ini merupakan tahap akhir dari rangkaian uji coba yang dilakukan PT KAI di jalur reaktivasi Cibatu-Garut.

Ia berharap jalur itu akan dapat segera beroperasi. “KAI ingin memberikan kado spesial kepada masyarakat Garut di hari jadi yang ke-207 Kabupaten Garut di 2020 ini dengan mengoperasikan kembali jalur kereta api Cibatu-Garut,” katanya.

Ia menjelaskan jalur kereta api Cibatu-Garut awalnya diresmikan tahun 1889 dan merupakan bagian penting dari sejarah Kabupaten Garut. Selain untuk angkutan barang, dulunya jalur itu digunakan oleh angkutan penumpang seperti wisatawan asal Eropa yang ingin berlibur di wilayah Garut.

“Hal ini menunjukkan dengan dioperasikannya kembali jalur ini akan bermanfaat bagi perekonomian di wilayah Garut dan sekitarnya yang memang dari dulu sudah dikenal akan potensi wisatanya,” terangnya.

Ia menambahkan pengecekan jalur reaktivasi Cibatu-Garut untuk memastikan perkembangan terakhir proyek reaktivasi. Menurut dia, PT KAI juga telah beberapa kali menguji kekuatan jalur agar aman saat dilalui oleh kereta api.

Setelah beroperasi, nantinya Stasiun Garut akan dikembangkan menjadi stasiun yang megah dan lengkap. Stasiun Garut akan terdiri dari dua bangunan utama, yaitu sisi utara dan selatan dengan bangunan tiga lantai.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan sepanjang perjalanan menggunakan kereta api dari Stasiun Cibatu, Stasiun Pasirjengkol, Stasiun Wanaraja dan Stasiun Garut, penumpang disuguhkan pemandangan indah berupa kebun jeruk, sawah dan pegununngan.

“Kami berharap kereta ini sebagai bagian untuk menggerakan perekonomian. Kami yakin pasti akan berpengaruh (mengembangkan potensi ekonomi),” kata dia.

Rudy mengatakan peresmian jalur Cibatu-Garut rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo. “Kami sudah kirim surat ke presiden dan beliau juga mau. Tapi belum ada kepastian. Sedang diurus oleh Teten (Menteri KUMKM),” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan meminta pemerintah pusat maupun daerah memasang palang pintu otomatis perlintasan kereta api dan rambu-rambu lainnya di jalur reaktivasi kereta api agar warga merasa aman saat melintasi rel.

“Jalur kereta ini sudah lama tidak aktif, jadi pemerintah harus memperhatikan masalah keamanan warga, terutama pintu perlintasan kereta api,” kata Yudha di Stasiun Garut kemarin.

Sebelum beroperasinya kereta api Stasiun Cibatu-Garut, kata dia, sebaiknya jalan untuk kendaraan bermotor yang melintasi rel kereta api sudah terpasang palang pintu perlintasan otomatis. “Jelas untuk keamanan dan kenyamanan warga Garut, kami mendesak pemerintah untuk membuat pintu perlintasan kereta api sepanjang jalur reaktivasi,” katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Garut itu menyampaikan alasan utama untuk dibuat palang pintu perlintasan kereta api karena selama ini warga belum terbiasa dengan keberadaan kereta api.

Jika belum terbiasa, kata dia, khawatir warga mengabaikan keselamatannya saat melewati perlintasan kereta api di sepanjang jalur reaktivasi.

“Bayangkan sudah 37 tahun, tentunya warga saat ini belum terbiasa dengan adanya kereta api, makanya harus dijamin keamanan dan keselamatan warga Garut,” terangnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut Suherman menyatakan terdapat 15 titik perlintasan kereta api dari mulai Stasiun Cibatu sampai Garut, yang sedang dibangun baru sembilan titik. “Yang dibangun sembilan perlintasan, yang belum ada enam perlintasan, itu adanya di jalan desa,” paparnya.

Baca juga : Gagal Menjambret Tas Perempuan, Pelaku Diringkus Warga Garut Kota

Ia menambahkan Pemkab Garut akan menyiapkan petugas khusus dan sudah terlatih untuk menjaga pintu perlintasan kereta api di Garut. Selain petugas khusus, kata dia, telah disiapkan puluhan rambu-rambu yang menginformasikan tentang perlintasan kereta api di wilayah Garut. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.