Sukses Produksi Sendiri, Tiap Hari Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Bagikan Ratusan Hand Sanitizer

1771
1

KOTA TASIK – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Tasikmalaya sukses memproduksi sendiri hand sanitizer, berjumlah ratusan buah dan tiap hari dibagikan kepada warga disaat barang tersebut langka di pasaran.

Sebanyak 100 hand sanitizer yang dikemas secara menarik tak kalah dengan produk di pasaran dibagikan secara gratis kepada petugas medis dan masyarakat di Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya, Rabu (18/03).

Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Ani Radiati, mengaku awalnya berinisiatif membuat sendiri hand sanitizer, setelah melihat kondisi di lapangan barang tersebut langka semenjak merebaknya virus corona di Indonesia.

“Kita awalnya melakukan penelitian sejak mengetahui kalau hand sanitizer langka di pasaran dan harganya melonjak mahal sekali,” ujar Ani kepada wartawan di Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya.

“Padahal, fungsinya sangat penting sejak adanya penyebaran virus corona di Indonesia. Kita pun berinisiatif memproduksi dan Alhamdulillah berhasil,” sambungnya.

Inisiatif produksi hand sanitizer ini pun, terang Ani, karena dinilai tim medis selama ini paling berisiko terkena virus tersebut.

Loading...

Sedangkan, persediaan hand sanitizer itu saat ini sudah terbatas pengadaannya dari pemerintah.

“Hasil produksi kami ini diperuntukkan untuk aksi sosial dulu yang dinilai paling penting. Paling berisiko adalah tenaga medis dan masyarakat tentunya,” terangnya.

Produk hasil penelitian Lab Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya ini telah lolos uji lembaga terkait dan telah bisa dimanfaatkan secara umum oleh masyarakat.

Selain itu, terdapat penelitian lainnya tentang upaya pencegahan penyebaran virus corona di beberapa wilayah Tasikmalaya.

“Selain penelitian di Lab dan memproduksi hand sanitizer, kita juga sudah datang ke salah satu locus yang diindikasikan rawan penyebaran virus corona tersebut. Mudah-mudahan bisa bermanfaat upaya kami,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Poltekkes Kemenkes Tasik, Siti Badriah menambahkan, selama ini ada beberapa bahan untuk pembuatan hand sanitizer yang masih sulit didapatkan.

Bahan itu adalah alkohol dan etanol yang selama ini harus didapatkan dengan cara pemesanan terlebih dahulu.

“Kalau formula dan pembuatannya kita sudah dapat hasil penelitian di Lab. Tapi, ada dua bahan yang sekarang ini sulit didapatkan yakni alkohol dan etanol,” tuturnya.

Siti berharap, hasil penelitian Laboratorium Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya memproduksi hand sanitizer akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Pusat.

Terutama, terkait pengadaan dua bahan yang sulit didapatkan tersebut supaya bisa lebih dipermudah.

“Kalau dua bahan itu stoknya banyak, kita akan mampu memproduksi hand sanitizer lebih banyak lagi tiap harinya. Kita baru memproduksi 100 hand sanitizer setiap harinya selama ini,” harapnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.