Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.4%

7.3%

70.2%

Sultan Siswa SMPN Salopa Tasik, Keliling Kota Jualan Onde untuk Beli HP agar Bisa Belajar Daring

2392
3
JUAL ONDE UNTUK BELI HP
Sultan Zihan dan temannya saat berjualan onde di wilayah Kota Tasik, Senin (03/08) sore. istimewa for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Kata Sultan saat ini selalu digaung-gaungkan dan identik dengan gaya hidup super mewah dengan kekayaan yang tak terbatas.

Hal itu seperti yang lagi ngtrend di kalangan youtuber. Baik warga kalangan biasa hingga para artis.

Namun, berbeda dengan Sultan Zihan (15), pelajar kelas IX SMPN Salopa asal Kabupaten Tasikmalaya.

Dia gigih berkeliling Kota Tasik sambil jualan salah satu makanan khas Jawa Barat, Onde-onde.

Motivasinya, dia berharap bisa mengumpulkan uang untuk membeli handphone.

Sultan mengaku handphone yang nanti dimilikinya akan digunakan untuk dipakai belajar daring atau sistem online.

Sebab, selama ini harus menumpang di teman-temannya yang memiliki ponsel pribadi.

Apalagi, Sultan mengaku akan menghadapi ujian akhir dan bercita-cita ingin melanjutkan sekolah ke SMK di Tasikmalaya.

“Saya berjualan onde-onde keliling di Kota Tasik, berjalan kaki,” ujar Sultan saat menawarkan onde kepada para wartawan di kantor PWI Tasik, Senin (03/08) sore.

“Saya berangkat dari Salopa menumpang pakai motor teman saya. Motor disimpan di parkiran Dadaha, lalu saya berjalan kaki berjualan onde ke toko-toko dan warga kota,” sambungnya.

Selama ini, terang dia, baru hampir dua pekan dirinya berjualan onde keliling dengan membawa 200 buah onde dari rumahnya, setiap pagi.

Baru sore harinya, dirinya bisa kembali ke rumahnya di Salopa, yang membuthkan waktu perjalanan memakai motor sekitar 2 jam perjalanan ke wilayah perkotaan.

Tiap 1 buah onde dihargai Rp2.000 dan dari 1 buah onde, dirinya mendapatkan keuntungan Rp1.000.

“Kalau sehari saya Alhamdulillah bisa dapat Rp200.000 keuntungannya. Kalau lagi beruntung, ada pembeli yang memborong bisa sampai beli 30 sampai 40 onde yang dibeli. Saya membawa onde dari orang lain,” terangnya.

Selama ini, sang ibu Sultan pun kesehariannya berjualan onde di wilayah Kecamatan Salopa.

Sedangkan, ayahnya selama ini pun berjualan gassoline atau pemantik api secara eceran di wilayah Terminal Salopa.

“Sama, bapak sama mamah juga berjualan onde dan gas api buat rokok. Jadi, saya coba membantu kedua orang tua saya untuk bisa membeli hape buat belajar online,” tambahnya.

Apalagi sudah beberapa bulan ini dia belajarnya tidak di kelas tapi online menggunakan HP.

“Kalau di kampug saya sinyalnya bagus. Cuma saya belum punya hapenya. Mudah-mudahan saya berjualan onde di kota bisa mampu beli,” harapnya.

Sesampainya berjualan di kota, lanjut Sultan, dirinya pun selalu membantu ibunya untuk menyiapkan keseharian makan adik-adiknya.

Sultan kecil pun selama ini bercita-cita ingin menjadi orang yang sukses dan kaya raya seperti layaknya predikat Sultan.

“Kalau saya sudah kaya dengan berjualan onde ingin mau bantu yang susah. Saya namanya Sultan Zihan Pak. Saya berusaha sembari giat belajar, tapi juga berjualan daripada bermain gak jelas pak,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.