Sungai Cimanuk Tertutup Eceng Gondok

124
0

GARUT KOTA – Masyarakat di bantaran Sungai Cimanuk tepatnya di dekat Jembatan Copong Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota khawatir dengan banyaknya eceng gondok yang menutup aliran sungai.

Usep Somantri (56), tokoh masyarakat setempat mengatakan, fenomena tumbuhnya eceng gondok di Sungai Cimanuk baru pertama kali terjadi tahun ini. Sebelumnya tidak pernah ada.

“Awalnya cuma sedikit ada eceng gondok. Sudah satu bulan ini makin meluas,” ujarnya kepada Rakyat Garut di Jembatan Copong, Sabtu (23/11).

Dengan adanya fenomena eceng gondok, warga yang ada di bantaran sungai menjadi resah, terutama ketika terjadi turun hujan. “Khawatir kalau terjadi hujan aliran sungai tersumbat lalu terjadi banjir,” katanya.

Saat ini, kata dia, permukaan air Sungai Cimanuk dari mulai Jembatan Copong terlihat hijau hingga ke pintu bendungan Copong. Kondisi air yang semula terlihat hitam dan menimbulkan bau tak sedap akibat limbah, kini hanya terlihat hamparan tanaman.

“Inginnya cepat dibersihkan ecengnya. Kalau dibiarin terlalu lama, bisa makin banyak ecengnya,” ucapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut Uu Saepudin mengatakan, tanaman itu tumbuh karena faktor alam akibat kesuburan air. Kondisi itu tidak membahayakan meskipun turun hujan.

“Akibat air tidak mengalir maka tumbuh ecengnya. Tak hanya eceng gondok saja tetapi ada tumbuhan lainnya,” ujar Uu.

Ia menyebut, pihaknya hanya berwenang melakukan penelitian pada kualitas kondisi airnya saja. Sedangkan yang
bertanggung jawab untuk membersihkan tanaman itu yakni Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ci­manuk. “Nanti kami akan koor­dinasi­kan,” katanya.

Salah seorang aktivis ling­kungan hidup, Surya­man Anang ber­harap, instansi terkait segera turun tangan. Ia me­minta Pemkab Garut segera berkoordinasi dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung.

“Jangan hanya bicara itu bukan tanggung jawab Pemkab Garut. Memang kewenangan dari BBWS untuk penanganannya. Tapi alangkah baiknya instansi terkait di Garut juga aktif,” tutur dia.

Ia berharap ada langkah konkret dari pihak Pemkab Garut dan BBWS menyelesaikan masalah tersebut. Jangan sampai malah menyumbat dan menyebabkan banjir. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.