Sungai Ciroas Tercemar Sampah Plastik

68
0

BANJAR – Sebagian wilayah Sungai Ciroas di Kota Banjar tercemar sampah rumah tangga, salah satunya sampah plastik. Pemerhati sungai dari Komunitas Citanduy Lestari (Konci) Deni Noviandi ST pun prihatin atas kondisi itu.

Dia menyaksikan keadaan Sungai Ciroas dipenuhi sampah saat melaksanakan kegiatan susur sungai.

“Kami prihatin melihat kondisi Sungai Ciroas. Ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat masih minim dalam membuang sampah pada tempatnya,” kata Deni Minggu (22/12).

Ia mengatakan Sungai Ciroas perlu perhatian serius dari berbagai kalangan, baik masyarakat di bantaran sungai, komunitas hingga Pemerintah Kota Banjar. Menurutnya, untuk mengembalikan Sungai Ciroas kembali bersih perlu kerja sama semua pihak.

“Kami mencoba menggelar kegiatan susur sungai untuk mengetahui bagaimana kondisi Sungai Ciroas ini, karena musim hujam sudah mulai instens. Kami khawatir dengan menumpuknya sampah maka akan mendatangkan kerugian bagi masyarakat sekitar, seperti banjir,” katanya.

Selain dia, beberapa komunitas seperti Komunitas Senja Ciroas, LGI, Forum Fakar, Komunitas OI dan Karang Taruna Kota Banjar serta Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama melakukan kegiatan susur sungai.

Susur sungai diawali dari hulu sungai di Dusun Priagung Desa Binangun Kecamatan Pataruman sepanjang 13 kilometer sampai hilir di Jembatan Ciroas/Pintu Klep Ciroas di daerah Pasar Induk Kota Banjar Kelurahan Pataruman.

“Selama penulusuran banyak yang kami temui permasalahan-permasalahan di lapangan. Kegiatan ini pertama kami gelar bersama dengan komunitas yang lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Deni menyebut pola pemberdayaan masyarakat penting, terutama dalam merubah karakter supaya peduli terhadap lingkungan, terutama sungai. Selain dari segi konsepnya yang perlu dievaluasi, pemberdayaan masyarakat juga perlu dilakukan secara maksimal dan konsisten. “Kita berharap semua pihak bergandengan tangan untuk mengembalikan fungsi Sungai Ciroas,” kata dia.

Ia menambahkan jika kondisi sungai bersih dan normal, maka bisa dimanfaatkan untuk investasi. “Melalui sungai banyak hal yang bisa dikembangkan, selain wisata edukasi, konservasi dan lainnya sehingga akan membawa manfaat bagi masyarakat banyak,” kata Deni. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.