Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.5%

19.8%

7.7%

69%

Sungai Citonjong Cikembulan Pangandaran Kembali Bau

64
0

PANGANDARAN – Sungai Citonjong kembali menimbulkan bau. Diduga air sungai tersebut tercemar oleh limbah salah satu pabrik di Pangandaran.

Warga Dusun Cikangkung Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih Tika Sartika (21) mengatakan setiap musim kemarau, Sungai Citonjong kerap berubah warna dan menimbulkan bau tidak sedap. “Kalau pagi- pagi baunya sangat parah sekali,” ujarnya Minggu (30/8).

Kata dia, pada musim kemarau tahun ini perubahan warna air sungai tidak terlalu parah. Namun baunya tetap menyengat. “Tahun kemarin warnanya sangat hitam dan berbusa. Waktu itu juga saat musim kemarau,” ungkapnya.

Saking parahnya, kata dia, pencemaran air masuk hingga sumur warga pada tahun 2019 lalu. “Tahun kemarin memang sangat parah, air sumur juga jadi aneh rasanya,” katanya.

Ia berharap ada solusi dari pemerintah ataupun pihak perusahaan untuk mengatasi pencemaran yang kerap terjadi setiap kemarau tiba. “Tidak tahan juga dengan baunya itu,” ucapnya.

Warga lainnya Nila (22) juga sangat terganggu dengan bau yang berasal dari Sungai Citonjong. “Walau tidak separah tahun kemarin, tetap saja bau,” tegasnya. Selama ini, kata dia, belum ada pihak perusahaan yang datang ke warga.

Sementara itu, saat mencoba mengonfirmasi hal itu ke humas perusahaan tersebut, Roni, belum juga ada jawaban.

Baca juga : Pasangan Pengantin di Cimerak Pangandaran Positif Corona

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari menyatakan bahwa bau yang berasal dari sungai tersebut bukan disebakan oleh IPAL perusahaan yang bermasalah. “Bau lebih disebabkan dari aliran sungai yang tidak mengalir, mungkin dari limbah zaman dulu yang tidak mengendap,” kata dia.

Lanjut dia, IPAL perusahaan itu masih berfungsi dengan baik hingga saat ini. “IPAL masih berfungsi, meskipun masih menunggu hasil yang maksimal,” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.