Sungai Citonjong yang Bau Bukan Hanya Urusan LH Pangandaran

72
0

PANGANDARAN – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran mengatakan sudah berupaya keras untuk menangani permasalahan Sungai Citonjong yang bau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran Tontom Guntari mengaku terus meminta progres pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) kepada PT Pecu.

“Ya hingga saat ini IPAL itu sedang terus diperbaiki dan disempurnakan. Beberapa waktu lalu juga ada pengambilan sampel air sungai yang dekat dengan pabrik PT Pecu untuk mengetahui kadar baku mutu airnya,” jelasnya.

Menurutnya dia, permasalahan Sungai Citonjong sebenarnya bukan hanya bagian dari Dinas LH, karena juga berhubungan dengan aliran sungai. “Kita tahu bahwa setiap musim kemarau air sungai akan menyusut dan tidak mengalir karena pendangkalan, akibatnya timbu lah aroma bau busuk,” ucapnya.

Kata dia, bau busuk itu karena endapan yang sudah ada sejak lama di sungai tersebut. “Makanya perlu ada pengerukan, karena terjadinya pendangkalan dan penyempitan,” katanya.

Baca juga : Satgas Anti Money Politic Jangan Tabrakan dengan Bawaslu Pangandaran

Pihaknya pun akan melibatkan bagian Pengelola Sumber Daya Air (PSDA). “Saya sudah ngobrol dengan PSDA, ya mereka siap saja,” ujarnya. Kata dia, bisa saja nantinya dalam pengerjaan pengerukan itu melibatkan provinsi.

Dirinya berharap permasalahan bau di Sungai Citonjong bisa terselesaikan. “Perlu keterlibatan beberapa pihak, tidak hanya LH saja,” jelasnya.

Sebelumnya, Humas PT Pecu Roni mengatakan bahwa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) PT Pecu masih dalam tahap percobaan. “Baru selesai pada awal Agustus kemarin dan sekarang dalam tahap percobaan tiga bulan,” ungkapnya.

Menurutnya, Oktober mendatang, kemungkinan tahapan uji coba akan selesai. “Semua akan selesai dan masyarakat di sepanjang sungai tidak akan lagi terganggu oleh baunya sungai tersebut,” ucapnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.