Syarat Lengkap, Bantuan Bisa Langsung Diberikan

42
0
MENJEMUR. Yeni, warga Dusun Sukahurip Desa Langensari Kecamatan Langensari menjemur pakaian di tempat tinggalnya Senin (24/6). Tempat yang ditinggalinya kini dulunya kandang sapi.

BANJAR – Yeye, pemilik bangunan bekas kandang sapi memberi izin tinggal kepada keluarga Yeni dan Cecep. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Desa (Sekdes) Langensari Kecamatan Langensari Dadang Suharto.

Yeni bersama keluarga, kata Dadang, diberikan izin tinggal tak terbatas waktu di lahan bangunan di sebelah bekas kandang sapi di Dusun Sukahurip Desa Langensari. Prosesnya, kata dia, kini sedang penandatanganan dokumen izin dari para ahli waris keluarga Yeye.

“Alhamdulillah sudah diberikan izin oleh Pak Yeye (pemilik kandang sapi). Bukan di bekas kandang sapi yang sekarang ditempati. Tapi di bangunan sebelahnya dan itu bangunan bukan kandang sapi,” kata Dadang Selasa (9/7).

Kata dia, Yeye secara dermawan mengizinkan bangunan miliknya ditempati dan direhab dari bantuan pemerintah untuk tempat tinggal Yeni.

“Pesan beliau (Yeye, Red) agar pak Cecep, suaminya bu Yeni agar bekerja lebih giat lagi dan rajin menabung, supaya ke depannya mampu membeli tanah milik untuk tempat tinggal,” katanya.

Namun, Yeye tidak memberikan batasan waktu. Selama Yeni belum mampu memiliki rumah, dipersilakan untuk tinggal.

“Bahkan beliau mengatakan jika sudah punya tanah sendiri disilakan jika mau pindah dan memindahkan bangunan yang didapat dari bantuan pemerintah,” kata Dadang.

Pihaknya terus mempercepat penyelesaian dokumen tanda tangan dari pemilik lahan, ahli waris, lingkungan serta pemerintah setempat, yakni RT, RW hingga desa agar bantuan dari Baznas segera dilaksanakan.

“Supaya bu Yeni dan keluarganya tidak lagi tinggal di bekas kandang sapi, maka terus kita upayakan syarat untuk pelaksanaan bantuan bedah rumahnya,” kata dia.

Ketua Baznas Kota Banjar Abdul Kohar menegaskan jika persyaratan izin tertulis dari pemilik lahan sudah ada, maka bantuan bisa segera diturunkan.

“Kalau persyaratannya sudah ada dan lengkap maka bantuan akan langsung diberikan berupa bahan bangunan dan tenaga untuk merehab rumah,” kata Kohar.

Menurut dia, tidak masalah ketika bantuan itu diberikan kepada Yeni dan keluarganya sementara bangunan yang ditempatinya milik orang lain.

“Makanya itu kita perlu izin tertulis untuk menempati bangunan itu, supaya kedepannya tidak ada tuntutan dari pemilik tanahnya,” kata dia.

Bantuan sendiri akan diberikan sejumlah dua unit bangunan rehab. Jika diuangkan sebesar Rp 15 juta. “Kita melihat jika diberi bantuannya satu unit saja tidak akan cukup, maka kita berikan bantuan untuk dua unit. Tapi dibangunnya tetap menjadi satu unit bangunan rumah,” katanya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.