Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.2%

20.4%

8.1%

67.3%

Syeh Ali Jaber Ditikam, Ulama Ciamis Geram dan Siap Kawal Para Ulama

293
1
KH Nonop Hanafi

CIAMIS – Insiden Syeh Ali Jaber yang ditikam di Lampung, membuat geram para ulama di Ciamis. Sehingga akan membentuk tim pengawal pendakwah atau para ulama.

Tokoh ulama Ciamis, KH Nonop Hanafi mengatakan, pertama pihaknya mengutuk pelaku penusukan terhadap Syeh Ali Jaber yang begitu biadab dan diduga direncanakan.

“Sikap kita sebagai ustadz, kyai dan ajengan ikut berduka dan mendoakan Syeh Ali Jaber semoga cepat sembuh,” ujarnya.

“Kami mengutuk keras penusukan terebut,” sambung Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis ini, Selasa (15/9) siang.

Pihaknya juga menyerukan kepada para ulama dan umat Islam khususnya di Ciamis, untuk meningkatkan kewaspadaan dari tindakan-tindakan manusia -manusia radikal yang berupaya mencelakai para ulama.

“Selain itu kami mengajak pada semua para Muhibbin ulama kiayi untuk menjada kiayi-kiayi kita,” pintanya.

Nonop juga menyeru kepada aparat untuk menindak pelaku sesuai koridor hukum yang berlaku dengan tidak mengesampingkan rasa keadilan masyarakat.

Karena banyak kasus-kasus semacam ini terus berulang tapi para pelakunya langsung divonis orang gila.

“Massa orang gila nyerangnya ditujukan kepada satu titik yang sedang berdakwah, melangkahi jamaah lain yang sedang duduk. Setidaknya orang  gila akan nyerang siapa saja dan ngamuk,” terangnya.

Nonop mengaku, pihaknya juga mempersiapkan santri-sntri terlaih serta propesional, untuk menjaga para ulama Ciamis bila berdakwah dimana pun.

“Guna kemanan dan kenyamanan, bila ada yang memang akan menerobos mencelakai ulama, kami siap menjadi garda terdepan utuk bela ulama, meski taruhannya mati. Asalkan di jalan Allah SWT,” tandasnya.

Ditambahkan Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Golangsing, Kecamatan Cipakau Kabupaten Ciamis, KH Deden Badrul Kamal, tragedi penusukan Syeh Ali Jaber tentunya semata-mata bukan orang gila.

Namun dilakukan oleh orang yang terlatih. “Bahkan penampilanya juga rapih. Kalau orang gila pasti bajunya kusam dan compang camping. Saya kira bukan orang gila, namun diseting jadi gila aja,” tuntas Deden.

(iman s rahman)

Berita Terkait :

Saat Kajian, Ulama Syekh Moh Ali Jaber Ditikam Orang Tak Dikenal

Alfin Andrian Penusuk Syekh Ali Jaber Ditetapkan Tersangka

Humas RSJ Lampung : Tidak Ada Rekam Medis Penyerang Syekh Ali Jaber

loading...

1 KOMENTAR

  1. Kenapa harus mengutuk katanya Ulama warisan para nabi , ko prilakunya berbeda dengan Rosululloh .
    Ulama apa uma Aing bukannya didoakan biar dapat hidayah , menebar kebencian sama dengan prilaku abu jahal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.