Tagana Intensifkan Latihan dan Merekrut 16 Personel

1

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Bencana bisa datang kapan saja. Untuk itu, semua pihak harus waspada dan siaga menghadapi kondisi tersebut.

Ketua Tagana Kabupaten Ciamis Ade Waluya menjelaskan anggotanya satu anggotanya untuk membantu penanganan bencana alam tsunami dan gempa bumi di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Nah, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis terus mengasah kemampuan anggotanya. Mereka intensif melakukan latihan. Bahkan, mereka pun menambah 16 personel.

“Hal itu kami lakukan supaya benar-benar mampu meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat bencana. Namun tentunya semoga di Kabupaten Ciamis aman-aman saja,“ jelas Ade usai mengadakan pelatihan Tagana Muda Ciamis di Situ Wangi di Kampung Hayawang Desa Winduraja Kecamatan Kawali Kamis pagi (11/10).

Tagana Ciamis melatih Tagana Muda dan mengasah lagi kemampuan anggota lama. Selama tiga hari, Selasa sampai Kamis, mereka mengikuti pelatihan berbagai penanganan bencana. Mulai penyelamatan manusia bila terjadi banjir, evakuasi korban longsor hingga tatacara memotong kayu yang roboh akibat angin puting beliung hingga tatacara masak di dapur umum.

“Meski sekarang di Ciamis aman-aman saja, namun tetap kita waspada, karena Ciamis tercatat ranking 16 se-Indonesia dan 5 se-Jawa Barat (daerah rawan bencana, Red),“ jelas Ade.

Tagana Muda Ciamis Baehaki Ependi (31) mengaku bergabung dengan Tagana Ciamis karena ingin menjadi relawan. Dia ingin membantu masyarakat yang terkena bencana alam. Mengingat di daerahnya, Kecamatan Pamarican, seringkali terjadi bencana alam. Mulai gempa bumi, banjir, longsor dan puting beliung.

“Makanya saya bergabung dengan Tagana ingin benar-benar menjadi relawan penanggulangan bencana untuk membantu masyarakat,“ bebernya. (isr)

loading...