Tahun Ini, Ditemukan Lima Pelanggaran

28

SINGAPARNA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya mencatat, selama Januari hingga Februari 2019 terdapat lima temuan pelanggaran Pemilu. Hal tersebut diutarakan Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda.

Temuan itu, diantaranya pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) di tempat yang tidak diperuntukkan dalam aturan Pemilu. Kemudian, penggunaan kendaraan dinas atau milik pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam acara pertemuan caleg DPRD Kabupaten Tasikmalaya, pemasangan iklan kampanye di media elektronik oleh caleg DPR RI.

Temuan lain, yakni istigasah dan doa bersama salah satu pasangan calon presiden yang melibatkan anak sekolah dan anak-anak serta terakhir temuan pembagian bahan kampanye berupa kalender dan stiker salah satu caleg DPR RI di Sodonghilir.

Dari kelima temuan tersebut, kata Dodi, dua sudah diputuskan. Pertama, pelanggaran yang dilakukan oleh caleg DPR RI yang berkampanye di media elektronik. Hasil keputusan sidang pelanggaran administrasi memberikan teguran kepada caleg tersebut dan menghentikan iklan serta memberikan rekomendasi ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar memberikan peringatan ke stasiun radio tersebut.

Kedua, soal bahan kampanye berupa kalender dan stiker caleg DPR RI yang dibagikan saat acara di tempat ibadah atau masjid. Diputuskan relawan salah satu caleg DPR RI yang berinisiatif membagikan dan diberi sanksi teguran oleh Bawaslu. “Sementara tiga temuan pelanggaran Pemilu masih dalam proses penanganan Bawaslu. Belum kepada putusan akhir,” kata Dodi di Kantor Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Selasa (19/2). (dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.