Tahun Ini, Tercatat 20 Remaja Kota Tasik Pakai Narkoba

174
0
Tuteng Budiman MSi Ketua Badan Narkotika Nasional Kota Tasikmalaya

SINGAPARNA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya mencatat sampai Juli 2019 ada 20 orang remaja atau usia produktif menjadi pecandu narkoba.

Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya Tuteng Budiman MSi mengatakan, secara keseluruhan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya sudah ada 20 orang remaja atau usia produktif yang mengkonsumsi narkoba pada tahun ini. “Kita sudah data, pecandu narkoba yang 20 orang ini sampai sekarang masih rawat jalan atau rehabilitasi,” kata Tuteng kepada Radar, Jumat (19/7).

Lanjut dia, jumlah tersebut mengalami peningkatan dari 2018. Pada tahun lalu, jumlah pecandu narkoba di usia remaja hanya sebanyak 13 orang. “Memang sekarang ada peningkatan dibandingkan tahun lalu. Data pecandu narkoba di kalangan remaja kami dapatkan saat turun ke lapangan, termasuk razia,” katanya.

Jelas dia, usia remaja menggunakan narkoba kebanyakan yang sudah dikeluarkan dari sekolah dan pemuda pengangguran. “Awalnya mereka hanya coba-coba pakai, terus ketagihan dan membeli narkoba. Itu yang dimanfaatkan oleh pengedar dan bandar narkoba untuk menjualnya,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya H Hendri Hendria mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif. Sasarannya usia remaja atau anak-anak sekolah, sehingga mereka bisa menghindari hal-hal tersebut.

“Kita lakukan sosialisasi pemahaman akan bahaya narkoba ke SMP dan SMA. Sudah kurang lebih 26 sekolah kita kunjungi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Lanjut dia, Jumat (19/7) ini, Dinkes melakukan sosialisasi soal bahaya narkoba dan zat adiktif bersama kepolisian di MAN 2 Cipasung. “Jumat depan ke SMA Negeri 2 Singaparna. Yang disosialisasikan lebih kepada mengenal bahayanya narkoba,” katanya.

Wini Nuraeni (17), salah satu siswa MAN 2 Cipasung mengaku sangat bermanfaat mengikuti pemahaman materi soal bahaya narkoba dari Dinas Kesehatan. Sehingga bisa mengetahui bahayanya narkoba dan bagaimana cara menghindari barang haram tersebut. “Karena kalau menggunakan narkoba jelas sangat berbahaya dan bisa merusak kesehatan,” katanya. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.