Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

0.9%

60.8%

2.3%

0.2%

4.4%

19.6%

11.4%

0%

0.1%

0%

0%

Tak Ada Bully di MIN 2 Pamijahan Tasik, Na Sakit Sejak Libur Semester

1395
0

KOTA TASIK – Na (11), bocah kelas V yang diduga mengalami stres berat akibat korban bully, ternyata bersekolah di MIN 2 Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala MIN 2 Pamijahan, Wawan MPd mengakui, peserta didiknya itu mulai mengalami sakit diduga stres berat saat libur sekolah.

“Sebelumnya Na baik-baik saja. Malah terakhir masuk sekolah saat bagi raport di Desember 2019. Raportnya pun bagus rangking 6. Murid saya itu sakitnya saat libur. Karena 1 Desember 2019 libur semester,” ujarnya yang menghubungi radartasikmalaya.com, Sabtu (25/1) malam.

“Kemudian saat mau masuk sekolah usai libur semester, murid saya itu masih sakit. Jadi tak masuk sekolah di awal tahun ajaran pada tanggal 6 Januari 2020. Jadi di awal tahun ajaran itu murid saya tak masuk sekolah karena sakit,” sambungnya.

Baca Juga : Diduga Kerap Dibuli, Siswi Kelas V SD di Pamijahan Tasik Stres Berat

Terang dia, akhirnya karena sakit itu informasi yang diterima pihaknya bahwa Na sempat dibawa ke mantri dan ke ajengan.

Jadi, selama sakit itu Na belum masuk sekolah. “Jadi selama Na sakit itu saya pernah menengoknya di rumahnya,” terangnya.

Bahkan, teman-teman sekelasnya di kelas V pun telah menengoknya saat sakit itu ketika Na di rumahnya.

“Teman-temannya di kelas V juga sudah menengoknya. Semua saya bawa menengok ke rumahnya naik 2 mobil. Saat itu kondisinya masih tetap sakit,” bebernya.

Tetapi yang dia sesalkan, pihak orang tua Na tak mengabarinya bahwa korban saat ini telah dibawa dan dirawat di RS SMC, Singaparna.

“Kalau kondisinya sekarang di rumah sakit saya akui memang belum menengoknya. Karena pihak orang tuanya tak konfirmasi ke saya bahwa Na sudah dibawa ke rumah sakit,” tambahnya.

Karena, jelas dia, jika ada siswanya yang sakit pasti pihak sekolah berusaha menengoknya dan membantunya.

“Selain karena tak ada konfirmasi dari pihak orang tua, juga kondisi saya saat ini lagi repot dengan tugas dari sekolah juga,” jelasnya.

Tukas dia, persoalan bully ini, saat itu Na dibagi raport. Kondisinya malah sehat dan tak ada masalah atau kondisinya tak seperti saat ini.

“Malahan jagjag kang. Apalagi masuk rangking anak tersebut. Rangking 6. Setiap pelajaran matematika, anak itu selalu maju kedepan dan semangat mengerjakan soal-soal dengan jawaban benar,” tukasnya.

Belum lagi, tandas dia, dalam setiap upacara bendera terkadang Na menjadi petugas upacara ataupun aubade upacara.

“Jadi tak ada yang namanya bully di sekolah saya kang. Kondisi sakitnya saya pastikan sebelum masuk sekolah pas libur semester,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, diduga karena sering di-bully atau dirundung, seorang bocah kelas V SD di warga Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami stres berat. Dia tak bisa diajak komunikasi, matanya ‘molotot’ dan diam membisu.

Padahal, sebelumnya bocah bernama Na (11), putri pasangan Eutik dan Mastur ini normal layaknya bocah seumurannya yang riang bermain dan belajar. Diduga, kondisi stres dan trauma berat tersebut karena kerap dirundung di lingkungan sekolahnya.

Saat ini, korban dirawat di ruang Shopa Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya sejak Sabtu (18/1) lalu.

Korban kini dibawah pengawasan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya.

“Kita menerima laporan dari salah satu keluarganya di Bantarkalong soal ini. Hasil investigasi sementara yang hari ini kita temukan dan laporan dari kedua orangtuanya bahwa diduga anaknya di-bully,” ujar Ketua KPAID, Ato Rinanto yang dihubungi radartasikmalaya.com, Jumat (24/1) malam.

“Insya Allah kita akan lakukan investigasi lebih lanjut di lapangan. Dari hasil obrolan dengan keluarga bahwa dari pemeriksaan awal sementara ini perundungan. Tapi nanti kita akan cek di lapangan dan sekolahnya seperti apa kondisi awalnya,” sambungnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.