Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.8%

8.9%

2.5%

26.4%

2.6%

50.1%

0.1%

8.7%

0%
Usulan Hak Angket Atas Kasus Jalur Lingkar

Tak Ada Kaitan dengan Parpol Oposisi

136
0

CIHIDEUNG – Bendahara Fraksi PAN Bagas Suryono menjelaskan usulan hak angket DPRD atas kasus dugaan penyimpangan dana konsinyasi pembebasan lahan Jalur Lingkar Utara (Lingtar) senilai Rp 2,7 miliar yang tidak ada di rekening Pengadilan Negeri (PN) Tasikmalaya bukan untuk mengorek lebih dalam persoalan hukum. Tetapi untuk mendalami ada tidaknya prosedur administrasi yang tidak ditempuh secara benar.

Hal tersebut diungkapkan bagas untuk menanggapi sikap DPC PKB dan DPD KNPI yang menganggap hak angket tidak diperlukan karena kasus Lingtar sedang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya. “Yang kami lakukan dengan yang kejaksaan lakukan itu jelas berbeda. Perlu dipahami,” terang saat menghubungi Radar, Selasa (22/5).

Menurut dia, kasus yang ditangani kejari lebih menitikberatkan terhadap tindak pidana atau hukum. Sementara hak angket menginvestigasi ada tidaknya pelanggaran administrasi pada proses pembangunan jalur penghubung tiga kecamatan itu. “Kenapa muncul hak angket, karena dari beberapa kali audiensi dengan pihak terkait tidak mendapatkan kejelasan. Dan ini tidak ada kaitannya dengan koalisi atau oposisi parpol di Pilkada 2017,” terang Bagas.

DPRD, kata dia, justru berupaya menjalankan tugas dan fungsinya di bidang pengawasan atas kinerja pemkot yang merupakan mitra wakil rakyat. Semua anggota legislatif tentu mendukung visi dan misi wali kota. Apalagi, pelaksanaan Jalur Lingtar dimulai sejak era pemerintahan Budi-Dede. Sehingga tidak dapat diartikan sebagai upaya dari oposisi untuk bermain peran. “Saya lebih suka dibilang oplosan daripada oposan (oposisi, Red). Sebab, dari 45 anggota DPRD dioplos dari beberapa parpol yang mendukung angket tersebut,” tutur dia.

Anggota Komisi III itu juga menyayangkan sikap apatis legislatif lain yang berasal dari Fraksi PPP dan Golkar. “H Dayat Mustofa (Fraksi Golkar) yang awalnya semangat lantaran mengetahui dan mengikuti sejak awal pembahasan Lingtar itu carut-marut, ternyata malah dilemahkan oleh pendapat dari fraksinya. Kita menyayangkan sekali. Ya kita lihat saja, informasinya Jumat ini akan dilakukan rapat pimpinan membahas soal usulan hak angket,” jelas dia.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kota Tasikmalaya Budi Santoso menjelaskan pihaknya sudah melakukan ekspose kasus hilangnya dana ganti lahan di Jalur Lingtar milik lima warga. Dalam waktu dekat kasus ini akan naik ke tahap penyidikan. “Minggu ini akan dinaikkan ke tahap penyidikan,” singkatnya.

“Terkait perkembangan dana ganti Lingkar Utara, waktu dekat ini kita ekspose,” tambah jaksa tim penyelidikan kasus dana ganti Lahan Lingtar Kejari Kota Tasikmalaya Ahmad Sidik. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.