Tak Ada Lagi Pasien Positif Corona Kota Banjar

353
0

BANJAR – Tiga pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan negatif setelah swab test kedua kalinya. Dengan begitu, Kota Banjar kebali zero positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Tomy Subagja mengatakan Kota Banjar masih zona biru meskipun sebelumnya ada tiga pasien yang terkonfirimasi positif kemudian sembuh setelah mendapat perawatan di ruang isolasi khusus RSUD.

Baca juga : Lagi, Umat Muslim Kota Banjar Minta RUU HIP Dicabut

“Total kasus orang terkonfirmasi positif Covid-19 PCR di Kota Banjar sebanyak 10 orang. Sembilan orang dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal dunia. Kemudian sampai saat ini dari gugus tugas belum ada perubahan zona, jadi masih tetap biru,” kata dia Minggu (26/7).

Tomy menjelaskan kasus orang terkonfirmasi positif di Kecamatan Banjar sebanyak tiga orang. Dua sembuh dan satu meninggal dunia. Kemudian di Kecamatan Pataruman tiga orang, semuanya sembuh. Di Kecamatan Purwaharja dua orang dan telah dinyatakan sembuh. Terakhir di Kecamatan Langensari sebanyak dua orang yang juga sudah dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19.

“Jumlah reaktif rapid test sebanyak 111 orang dan total pasien dalam pengawasan sebanyak 134 orang. Satu masih diisolasi di RSUD Banjar, isolasi mandiri lima orang, selesai perawatan 106 orang dan meninggal dunia 22 orang,” ungkap Tomy.

Masih ditetapkannya zona biru oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar membuat sistem pendidikan masih dilaksanakan jarak jauh.

Kegiatan belajar mengajar dengan cara tatap muka di sekolah atau di ruang kelas belum ada gambaran mulai dilaksanakan kapan. Sebab hal itu bisa dilaksanakan setelah Kota Banjar ditetapkan statusnya menjadi zona hijau.

“Belum ada perintah resmi boleh tatap muka, karena untuk memulai itu, dalam pedomannya juga harus sudah zona hijau.

Sementara Kota Banjar belum zona hijau,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Ahmad Yani.

Baca juga : 128 Kasus DBD di Kota Banjar, Kecamatan Ini Paling Banyak

Riwayat Covid-19 di Kota Banjar dimulai sejak Maret 2020, pasien PDP maupun terkonfirmasi positif terus bertambah setiap harinya.

Hingga Mei, kasus Covid-19 mulai menurun hingga terjadi zero positif. Kemudian muncul kembali tiga pasien positif pada awal Juli 2020 dan setelah dilakukan perawatan intens di ruang isolasi, ketiganya kembali diperbolehkan pulang. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.