Tak Ada Lagi Pembatasan Jam Malam di Kota Tasik

4088
2
radartasikmalaya.com
Suasana malam hari di pusat pertokoan Kota Tasik, Jumat (02/10) malam pukul 20.00 WIB sudah sepi. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya akhirnya mencabut Surat Edaran (SE) Wali Kota Tasikmalaya tentang pembatasan aktivitas jam malam hari ini, Selasa (27/10).

Dengan pencabutan SE Wali Kota Tasik tersebut, secara otomatis aktivitas malam hari kembali berjalan normal. Tak ada lagi pembatasan jam malam.

Dimana yang sebelumnya dibatasi sampai pukul 20.00 WIB kini kembali menjadi pukul 23.00 WIB atau pukul 11 malam.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan.

Menurutnya, keputusan pencabutan SE itu berdasarkan Keputusan Rapat Satgas Sovid -19 yang dipimpin Wakil Wali Kota, HM Yusuf, selaku Wakil Ketua Satgas yang juga dihadiri Dandim 0612 Tasik.

“SE Walikota tentang pembatasan operasional malam itu kan berlaku selama 14 hari yang berakhir pada tanggal 26 Oktober kemarin. Nah berdasarkan hasil rapat gugus tugas memutuskan SE itu tidak diperpanjang atau dicabut,” paparnya kepada wartawan, Selasa sore.

Tujuannya, Terang Ivan, pemerintah tidak lagi membatasi kegiatan pelaku usaha sehingga mereka tetap bisa meningkatkan usahanya dan mampu memperbaiki perekonomiannya di masa pandemi Covid-19 ini.

Namun, tambah Ivan, dengan pencabutan SE itu, maka Perwalkot No 29 tentang Protokol Kesehatan tetap berjalan.

Artinya kewajiban masyarakat untuk menjalankan tiga M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak serta mencuci tangan wajib dilaksanakan.

“Termasuk tetkait denda bagi pelanggar protokol kesehatan tetap berlaku. Hanya SE jam operasional malam yang Tim Gugus Tugas cabut,” tambahnya.

Hal senads dibenarkan Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Kabid Trantibumas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Yogi Subarkah.

“Iya (SE jam operasional malam dicabut Tim Gugus Tugas). Informasi dari Bagian Hukum pencabutan SE itu saat ini tinggal ditantadangani Pak Wakil Wali Kota (HM Yusuf). Itu hasil keputusan rapat tadi malam (Senin 26/10),” tuturnya.

Tegas Yogi, meski para pelaku ekonomi bisa kembali membuka usahanya lebih dari jam 20.00 WIB, namun protokol kesehatan (Prokes) tetap diberlakukan dan wajib diingatkan kepada para pengunjungnya.

“Prokes tetap ditaati dan wajib dilaksanakan. Kami akan tetap tindak tegas para pelanggar Prokes. Ini demi mencegah penyebaran virus Covid-19,” tegasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.