Tak Ada Lonjakan Harga Pangan pada Ramadan

67
0

JAKARTA – Harga kebutuhan pokok di masa Ramadan relatif terkendali. Meski ada yang di atas harga eceran tertinggi (HET), tidak ada lonjakan harga signifikan terhadap sepuluh komoditas utama.

Anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih mengatakan berdasar temuan ketika inspeksi serentak, pergerakan harga cenderung normal dengan kenaikan tak lebih dari 15 persen. Angka tersebut dianggap cukup wajar mengingat permintaan saat Ramadan terbilang tinggi. “Kami optimistis tidak ada lonjakan-lonjakan drastis. Operasi pasar diintensifkan. Mungkin selama ini tidak terlalu jadi perhatian, kita sibuk dengan pemilu,” ujar Alamsyah kemarin (24/5).

Ombudsman pada sidak beberapa waktu lalu berfokus pada sepuluh komoditas utama. Pantauan dilakukan ke sejumlah pasar dan ditelaah secara menyeluruh. Komoditas yang disidak adalah beras, gula pasir, minyak goring dan daging sapi lokal. Kemudian daging ayam broiler, telur, bawang merah dan bawang putih.

Guna mengatasi tingginya harga jual di pasar, instansi terkait juga harus melihat apakah ada indikasi permainan yang dilakukan oknum tertentu. Alamsyah yakin pemerintah lewat lembaga terkait sudah punya cara untuk mengatasi masalah itu. “Apabila ada yang menahan kelancaran distribusi produk/barang, tentu pemerintah sudah punya instrumen. Ada yang lewat Bulog, mungkin Kemendag,” ujarnya.

Sementara itu, Kemendag secara bertahap menyelenggarakan bazar Ramadan di beberapa titik. Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Veri Anggrijono mengatakan harga yang dijual di bazar akan lebih murah daripada harga pasaran. Sebab, di bazar produsen didekatkan langsung ke konsumen. “Kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat,” ujar Veri. (agf/ken/ful)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.