Tak Ada Pengeroyokan, Anak Waketu DPRD Kota Tasik Kalah Duel dengan Taruhan Rp200 Ribu

2093
0

KOTA TASIK – Trisna Ariandra (19), salah seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta yang juga saksi, mengaku tak ada pengeroyokan dalam kasus Septian Mulya Adam (24), anak Wakil Ketua (Waketu) DPRD Kota Tasikmalaya, Muslim, Sabtu (07/03) lalu di Jalan Siliwangi.

Tetapi, korban mengalami luka-luka itu akibat usai mengikuti pertarungan.

“Tak ada pengeroyokan kang. Tapi luka-luka itu karena perkelahian 1 lawan 1. Dari kami ada 8 orang dan dari kubu korban ada sekitar 7 orang,” ujar Trisna kepada radartasikmalaya.com yang ditemui di Jalan Babakan Payung, Cihideung, Rabu (11/03) sore.

Baca juga : Penerimaan Pajak E-Samsat 2019 Naik Capai Rp406 Miliar

Trisna yang telah diperiksa Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota selama 7 jam, menjelaskan, kronologi awalnya telah terjadi perdamaian antara rekannya yang juga tersangka D, dengan rekan korban.

“Lalu, korban tantang D untuk bertarung 1 lawan 1 dengan yang kalah sabubuk na harus bayar Rp 200 ribu. Deal lah D dan korban, dengan bersalaman,” terangnya.

Lalu, beber dia, terjadilah pertarungan dengan taruhan hadiah Rp 200 ribu.

Loading...

Namun, korban kalah saat bertarung oleh D. Lalu, D menagih uang itu. Tapi, korban hanya memberikan uang Rp 100 ribu.

“Karena bayarnya hanya Rp 100 ribu dan ingkar, akhirnya D memukul sekali korban. Dan rekan D juga ada seorang yang ikut memukul korban. Usai itu ya kami bubar dan tak ada yang namanya pengeroyokan kang,” bebernya.

Warga Gunung Batu Kelurahan Cipedes Kecamatan Cipedes ini menambahkan, awalnya pelaku D mikir-mikir dulu untuk melakukan pertarungan jalanan tersebut karena tak punya uang.

“Tapi kata bahasa anak mudanya mah kumaha engke weh lah. derrr tarung weh kang. Hasilna ya D yang menang dan korban hanya bayar Rp 100 ribu. Lalu pada pulang dan tak ada pengeroyokannya,” tambahnya.

Jelas dia, kalau ada pengeroyokan mungkin yang terjadi adalah dirinya dan teman-temannya juga memar-memar. Karena dari kubu dirinya dan kubu pelaku jumlahnya hampir sama.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.