Tak Ada Solusi dari Pemerintah, 2 Dusun di Cineam Tasik Selalu Krisis Air Bersih

1011
1
radartasikmalaya.com
Akibat kesulitan air bersih, warga Dusun Neglasari Desa Cijulang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya mengangkut air dari sumber mata air yang jaraknya cukup jauh, Jumat (18/09). radika robi/ radartasikmalaya

CINEAM – Warga RT 22 RW 04 Dusun Neglasari Desa Cijulang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya saat ini kesulitan air bersih.

Musim kemarau yang terjadi saat ini, membuat mereka harus turun ke sungai sejauh 500 meter agar bisa mendapatkan air.

“Setiap musim kemarau pasti selalu seperti ini. Saya tiap hari ngambil air ke sumber mata air ini, harus ngantri bersama warga lainnya.

Karena warga di RT ini, suka mengambil air setiap subuh menjelang pagi hari,” ujar salah satu warga, Yosman Sidik (62) kepada Radar,” Jum’at (18/9).

Yosman mengungkapkan, dalam sehari Ia bisa mengambil air sebanyak 2 kali balikan dengan membawa beberapa dirigen dari rumah.

Air tersebut, digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti mencuci pakaian, mandi, wudu dan lainnya.

Kondisi sumur miliknya, kata dia, kini sudah tidak mengeluarkan air untuk berbagai macam keperluan.

Maka dari itu, kini hanya bisa memaksimalkan sumber air yang ada di dekat rumahnya. Meski harus rela, berjalan kaki sambil membawa dirigen.

Terang dia, bahwa selain ke sungai, warga juga biasa mengambil air dari pabrik namun jaraknya cukup jauh mencapai dua hingga tiga kilometer.

Di pabrik tersebut kondisi airnya masih ada, sehingga saat diambil oleh warga digunakan untuk mandi saja.

“Kekeringan di dusun kami, kerap terjadi setiap tahun selama musim kemarau. Saya berharap agar pemerintah segera memberikan solusi,” ujarnya.

“Pasalnya, setiap tahun begini terus (kekeringan). Tentunya besar harapan pemerintah dapat membantu agar warga tidak kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cijulang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya, Amir mengungkapkan, kekeringan di ke dua kedusunan itu sudah lama terjadi.

“Letak geografis Desa Cijulang sendiri merupakan perbukitan, sehingga daerah yang berada di dataran tinggi kerap kekurangan air,” ungkapnya.

Kata dia, dari sebanyak 5 dusun yang ada di desa Cijulang, baru 3 dusun yang teraliri air melalui KSP PAM yang dikelola oleh BUMDes Jagabaya Desa cijulang.

Sementara itu, untuk yang dua dusun lagi, yakni Dusun Sukamahi dan Dusun Neglasari belum ada solusi.

“Minimnya air bersih di sini, saya harap menjadi perhatian Pemerintah Daerah.
Mudah-mudahan ke depan ada solusi bagi warga untuk mendapatkan air bersih, sehingga setiap kekeringan tidak kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya,” paparnya.

(radika robi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.