Tak Ada Warga Garut yang Meninggal di Jakarta

29

TAROGONG KIDUL – Informasi soal adanya anggota Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Pasirwangi bernama Adam yang meninggal dunia saat mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta viral di media sosial. Namun Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna membantahnya. Tak ada warga Garut yang meninggal.

“Saya sudah cek kabar yang beredar itu. Saya yakinkan informasi itu tidak benar. Orangnya tidak meninggal,” ujarnya kepada wartawan Jumat (24/5).

Selain satu orang itu, kata dia, ada juga informasi yang tersebar di media sosial tentang adanya warga Garut yang meninggal akibat kena tembak polisi saat aksi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jakarta. “Itu juga tidak benar, saat ini belum ada informasi adanya warga Garut yang meninggal itu,” katanya.

Terkait adanya korban jiwa saat aksi 22 Mei, memang tidak dipungkiri. Tetapi sampai saat ini tidak ada warga Garut. Ia berharap masyarakat tak asal menyebar informasi yang belum tentu kebenarannya, termasuk informasi korban aksi.

“Kami harap kejadian di Jakarta tak melebar kemana-mana. Para tokoh agama, tokoh masyarakat, parpol dan pemerintah sudah sepakat untuk jaga kondusivitas,” katanya.

Pascaaksi 22 Mei di Jakarta, Budi menyebut situasi di Garut masih aman. Pihaknya pun akan terus menjaga kondusivitas agar masyarakat nyaman beraktivitas. “Jangan mau dipecah belah, apalagi terprovokasi yang bisa berdampak ke masyarakat. Semua pihak juga mendukung apa yang jadi ketentuan,” ucpanya.

Dihubungi terpisah, Sahrul, anggota FPI Garut yang juga rekan Adam mengatakan temannya baik-baik saja dan tidak meninggal dunia. ”Memang terkena peluru karet, tetapi tidak apa-apa. Kang Adam baik-baik saja,” terangnya.

Dia mengakui informasi bahwa rekannya meninggal sudah menyebar. Tetapi dirinya menegaskan rekannya tersebut tidak apa-apa. “Memang waktu kejadian sempat susah dihubungi, tetapi setelah itu bisa dihubungi lagi dan tidak apa-apa,” katanya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.