Tak Bayar Pajak, Perlu Diinvestigasi

62
0
Loading...

BANJAR – Wakil Ketua II DPRD Kota Banjar Herdiana Pamungkas mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar menurunkan puluhan reklame iklan milik pengusaha. Herdiana mengaku miris dengan kurangnya kesadaran dari wajib pajak atau pemasang iklan reklame.

“Kami mengapresiasi kinerja Satpol PP dan Bidang Pendapatan yang sudah memberikan sanksi berupa penurunan reklame milik pengusaha yang tidak taat bayar pajak. Itu juga merupakan penegakkan perda yang sudah sewajarnya dilakukan,” kata Herdiana Selasa (18/6).

Meski begitu, lanjut dia, pemerintah kota perlu menginvestigasi lebih dalam terhadap para pengusaha. Kenapa pajak yang sudah menjadi kewajiban mereka tidak dibayar. “Kita tetap harus ber-husnudzan ya, alasan mereka (pengusaha) kenapa tidak mau membayar atau telat bayar pajak reklamenya, apakah kemahalan atau tidak mampu bayar pajak,” kata dia.

Herdiana menjelaskan Perda Pajak Reklame dibuat atas kesepakatan bersama dan tidak melanggar aturan di atasnya. Jadi, kata dia, pengusaha yang sudah memiliki izin pemasangan reklame wajib mengikuti aturan yang berlaku.

Dengan izin reklame yang sudah dikantongi, otomatis ada kewajiban yang harus dipenuhi untuk pembayaran pajaknya. “Kami mengimbau pengusaha untuk taat dan tepat waktu dalam pembayaran pajak reklame, karena dari reklame yang dipasang itu kami yakin ada feedback atau timbal balik terhadap penjualan produk atau jasa,” katanya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.