Tak Berdaya Hadapi PKL Di Kota Tasikmalaya

212
0
INCARAN PEDAGANG. Pusat keramaian di Jalan HZ Mustofa menjadi incaran para pedagang kaki lima (PKL), Rabu (14/11).
Loading...

MANGKUBUMI – Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Tasikmalaya kian menjamur di hampir semua titik jalan. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) pun tak berdaya menghadapi para pengais rezeki di jalanan itu.

Tampak di wilayah pusat keramaian seperti HZ Mustofa, PKL memenuhi trotoar. Efeknya, pejalan kaki terpaksa menggunakan badan jalan. Volume kendaraan yang banyak pun kerap terhambat karena sebagian jalan digunakan pejalan kaki juga pedagang.

Kasi Trantibum Satpol PP Kota Tasikmalaya tidak menyangkal soal keberadaan PKL yang terus gentayangan di setiap titik jalan. Pihaknya bukan tidak ingin menertibkan, namun keterbatasan personel membuat mereka tidak bisa berupaya secara maksimal. “Kita juga berupaya, minimnya jumlah personel menjadi salah satu kendala kami,” ungkapnya saat ditemui Radar, Rabu (14/11).

Ada beberapa titik yang disoroti Satpol PP yakni Jalan HZ Mustofa, Taman Kota, Mitrabatik dan Pasar Wetan. Adapun upaya yang dilakukan baru sebatas penataan saja supaya keberadaan mereka tidak terlalu mengganggu ketertiban umum baik pengendara maupun pejalan kaki. “Tapi kalau membandel kita pun bersikap tegas, bahkan sampai melakukan Tipiring,” terangnya.

Kenapa tidak dibersihkan? Hendi mengaku penanganannya perlu kontribusi dari berbagai pihak. Seperti Dinas Perdagangan dan PUPR terkait relokasi para pedagang itu. Selain itu Kota Tasik juga belum ada regulasi khusus soal PKL sehingga payung hukum untuk penindakan masih lemah. “Jadi belum ada aturan soal zona-zona yang dilarang ada PKL,” terangnya.

loading...

Paling penting, kata Hendi, adalah kesadaran dari para PKL bahwa keberadaan mereka mengganggu kelancaran lalu lintas dan pejalan kaki. Pol PP juga berupaya melakukan pendekatan personal untuk memberikan pemahaman kepada mereka. “Tapi tetap saja mereka beralasan soal ekonomi, mereka tidak punya pilihan lain,” katanya.

Hendi juga menegaskan bahwa PKL bukan menjadi satu-satunya penyebab gangguan tersebut. Parkir kendaraan seenaknya ditambah mobil yang mengetem sembarangan pun memengaruhi kelancaran lalu lintas di jalanan pusat kota. “Jadi PKL hanya salah satunya saja, ada penyebab-penyebab lainnya,” terang dia. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.