Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.5%

7.3%

70.1%

Tak Bermasker ke SOr Dadaha & HZ Mustofa Kota Tasik, Diberi Sanksi Ini..

1747
0

KOTA TASIK – Ini jadi pembelajaran bagi warga yang hendak masuk ke area Sarana Olahraga (SOr) Dadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasik, jika tak bermasker.

Setelah Minggu (21/06) pagi masih didapati banyak pengunjung Dadaha yang tak berolahraga tapi tak pakai masker, siangnya tim UPTD Dadaha bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasik kembali melakukan penyisiran.

Dalam penyisiran terhadap warga tak bermasker ini UPTD dan Tim Gugus mulai memberlakukan sanksi sosial, setelah sejak pagi hari melakukan imbauan wajib pakai masker bagi pengunjung yang tidak berolahraga.

Hasilnya, 6 pengunjung Dadaha di siang hari masih saja kedapatan tak pakai masker.

Akhirnya mereka disanksi menyapu jalanan di area sekitar Dadaha. Usai menyapu, mereka diberikan masker secara gratis oleh petugas.

“Yang tak pakai masker tadi siang mulai disanksi sosial harus menyapu, usai menyapu dikasih masker. Kita dari pagi sudah mengimbau wajib bermasker bagi yang tidak berolahraga,” ujar Kepala UPTD Pengelola Komplek Dadaha, Gumilang Herdis Kiswa yang menghubungi radartasikmalaya.com, Minggu (21/06) sore.

Hal senada juga mulai diberlakukan di kawasan pertokoan Jalan HZ Mustofa, Cihideung.

Beberapa pengunjung HZ tak bermasker kedapatan para petugas Tim Gugus. Mereka akhirnya disanksi menyapu jalanan.

“Ya memang benar, tak hanya di Dadaha. Di Jalan HZ juga tadi kita hukum pengunjung sanksi sosial sebanyak 4 orang. Pemberian sanksi ini diberlakukan sejak beberapa hari lalu di masa PSBB tahap IV ini,” tutur Kabagops Polresta Tasikmalaya, Kompol Sohet.

Jelas dia, pemberian saknsi sosial ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwalkot) Nomor 19 tahun 2020 tentang Pemberlakuan PSBB Secara Proporsional.

“Di dalam Perwalkot itu mengatur berbagai pelanggar. Salah satunya warga yang tidak memakai masker. Dalam beberapa hari ini kita terapkan sanksi administratif tersebut,” jelasnya.

Pantauan pihaknya di beberapa tempat baik pasar dan pertokoan, secara umum pengelola sudah paham penerapan protokol kesehatan ini.

Tapi pengunjungnya memang masih yang tidak menyadari atau mengabaikan protokol kesehatan.

“Mereka rata-rata alasannya tidak memakai masker karena tidak membawanya, atau lupa tak dibawa dan ada di rumah maskernya. Tapi ya kita tidak bosan mengimbau warga. Kita juga tidak langsung memberi sanksi, kita berikan imbauan dulu,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.