Tak Bisa Jauh dari Smartphone

298
0

SELAIN mencari tahu tentang pengetahun pelajar terhadap Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018, tim Radar juga menyurvei soal rutinitas menggunakan smartphone dan internet.
Dari hasil interview ke 68 pelajar SMA/SMK/MA sederajat di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya serta Ciamis, didapat bahwa sampel-sampel tersebut 91,176 persen memakai smartphone. Sedangkan 8,824 persen tidak.
Tim survei juga menanyakan soal ke­biasa­an para pelajar dalam menggunakan smartphone dan internet. Masing-masing sampel boleh memilih lebih dari satu item atau media yang sering dipakai.
Hasilnya diketahui melalui telepon pintar dan internet itu, kids zaman now paling banyak menggunakan media sosial (medsos) dengan persentase mencapai 88,235 persen. Lalu, membaca berita online 35,294 persen dan YouTube 32,353 persen.
Sementara, medsos favorit para pelajar yang sering digunakan yakni WhatsApp mencapai 79,412 persen, Facebook 58,824 persen, Instagram 47,059, BBM 25 persen, LINE 16,176 persen, WeChat 2,941 persen, Twitter 2,941 persen, dan Path 1,471 persen.
Anis Fitriani (17), siswi Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) Daarul Abroor Kecamatan Cisayong mengatakan keberadaan smartphone telah mempermudah berkomunikasi dan mengakses berita yang menjadi media pembelajaran. Jadi saat ini smartphone sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. “Saya suka bermain medsos, karena di medsos juga suka ada postingan tentang berita terbaru,” katanya.
Ilyas Farhan Taufiq (18), siswa SMAN 1 Taraju mengatakan smartphone bukan ponsel biasa. Karena kegunaannya sangat banyak. Bisa mengakses internet. Sehingga sangat diperlukan sekali bagi remaja yang sedang menimba ilmu. “Medsos yang sering saya buka untuk menjalin silaturahmi dari berbagai daerah. Kadang juga membuka online shop untuk berbelanja lebih mudah,” bebernya.
Willy Gumelar (18), siswa SMAN 1 Manonjaya menyatakan zaman sekarang keberadaan smartphone sangat dibutuhkan sekali untuk menggunakan media sosial. “Bagi saya saat ini, media sosial sangat berperan penting dalam kehidupan,” katanya.
Jamaludin (18), siswa SMAN Cineam mengatakan smartphone sangat bermanfaat untuk memudahkan mencari informasi dan berkomunikasi dengan teman di manapun berada. “Saya suka membuka medsos untuk berkomunikasi dan membaca berita politik serta isu strategis lainnya,” terangnya.
Ketua OSIS SMA Negeri I Singaparna Muhamad Rifki menggunakan smartphone untuk memakai aplikasi WhatsApp (WA) dan Facebook. “Saya gunakan untuk komunikasi dengan teman. Membicarakan soal organisasi di sekolah dan pelajaran. Sesekali buka media online lihat berita,” ujar Rifki.
Ketua OSIS MAN Cipasung Muhammad Rofiu Darojat mengaku lebih banyak menggunakan smartphone untuk bersosialisasi dengan teman sekolahnya lewat medsos. “Saya dih ape sering pakai Instagram (IG). Lebih cepat kirim video dan foto,” ujar Rofiu.
Ketua Ekskul Pramuka SMAN I Singaparna Rahmi Sugiharti mengungkapkan sering WA di smartphone . “Habis kalau ngirim video atau foto ukuran berapapun bisa terkirim,” tuturnya.
Ketua Ekskul Paskibra MAN Cipasung Dewi Pujiyanti Syaripah juga sering memakai WA. “Karena WA lebih nyaman dan sering digunakan dengan teman-teman di grup WA membicarakan pelajaran terus sharing dengan teman,” terang dia.
Ketua Ekskul Perisai Diri MAN Cipasung Ari Pebriana menuturkan memakai smartphone lebih sering digunakan untuk media sosial dan youtube. “Media sosial dan social chat yang digunakan paling sering Instagram dan Whats App,” jelasnya. (yfi/dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.