Beranda Piala Dunia Tak Butuh Ballon D’Or

Tak Butuh Ballon D’Or

65
BERBAGI
Soccer Football - World Cup - Semi Final - France v Belgium - Saint Petersburg Stadium, Saint Petersburg, Russia - July 10, 2018 France's Kylian Mbappe in action REUTERS/Max Rossi

TAHUN INI Kylian Mbappe sensasi Piala Dunia. Pada usia yang masih sangat belia, 19 tahun, Mbappe sudah jadi kandidat kuat peraih Ballon d’Or 2018. Nah, peluang Mbappe jadi penerima award termuda melewati Ronaldo (20 tahun pada 1996) jika dia mampu membawa Prancis jadi juara Piala Dunia.

Selain Mbappe, Harry Kane dan Luka Modric sebagai dua pemain yang berpeluang akan dia hadapi di final juga akan jadi saingannya. “Tak peduli dengan Ballon d’Or, saya hanya ingin membawa Prancis juara Piala Dunia,” klaim winger 21 caps bagi Les Bleus -julukan Prancis- di dalam wawancaranya dengan TF1.

Mbappe punya banyak potensi meraih award itu. Selain Prancis yang berpotensi menjadi juara dunia tahun ini, Mbappe pun anak muda kedua setelah Pele yang bisa mencetak lebih dari satu gol dalam Piala Dunia pertamanya. Apalagi, dengan tren pemain yang pernah mengenakan jersey nomor 10 timnas dalam daftar peraih award tahunan itu.

Misalnya Lionel Messi (2009-2012, dan 2015), Kaka (2007), Ronaldinho (2005), Andriy Shevchenko (2004), Michael Owen (2001), Rivaldo (1999) dan Zinedine Zidane (1998). “Kami di sini bekerja dengan kolektivitas. Bukan untuk diri saya sendiri,”

tambah winger yang mampu menjadi pemain Prancis pertama mampu mencatatkan tujuh dribbling sukses dalam satu laga di Piala Dunia sejak edisi 1966 itu.

Selain capaian yang positif, Mbappe sudah bisa seperti pemain calon penerima award itu pada umumnya. Tak hanya sisi positifnya. Begitu pula dengan sisi negatifnya. Pada Piala Dunia ini, winger Paris Saint-Germain (PSG) itu sudah menerima dua kartu kuning pertama Prancis di debut Piala Dunia-nya.
Termasuk kartu kuning pada menit 90 kemarin WIB (11/7).

Sedangkan, kartu kuningnya yang pertama di Piala Dunia dia dapat pada menit ke-69 melawan Uruguay (6/7). Uniknya, dua kartu itu diberikan wasit karena ulah nakalnya. Setelah diving di laga lawan Uruguay, maka dia membuang-buang waktu 30 detik. (ren/jpg)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.