Tak Digubris Manajemen, Hiden Gojek Priangan Timur Ancam Demo, Bawa Tuntutan Ini..

237
0
SEMANGAT. Hiden Gojek tampak bersemangat difoto bersama usai melakukan rapat koordinasi di Gabuci, Jumat (16/8). rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

CIHIDEUNG – Ribuan massa Himpunan Driver Online (Hiden) Gojek Priangan Timur bakal melakukan aksi turun ke jalan dalam waktu dekat ini.

Itu dilakukan jika tuntutan-tuntutan mereka ke Manajemen Gojek Priangan Timur tidak kunjung direalisasikan, atau tak ada solusi terbaik.

Pasalnya, massa Hiden ini telah dua kali melakukan audiensi ke DPRD Kota Tasik agar dapat duduk bersama dengan Manajemen Gojek. Namun nyatanya, pihak manajemen tak kunjung hadir. Maka, Jumat (16/8), para pengurus Hiden berkumpul di Gabuci untuk melakukan kordinasi.

“Kami para driver Gojek yg tergabung dalam Hiden Gojek Priangan Timur, menyampaikan tuntutan kepada pihak manajemen PT Gojek Priangan Timur agar ada kejelasan antara hak dan kewajiban kami sebagai mitra yang dituangkan secara tertulis dalam kontrak perjanjian kerja,” ujar Wakil Ketua Hiden, Nurmansyah kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia, tuntutan lainnya antara lain menuntut adanya asuransi kecekalaan tenaga kerja sebagaimana ketentuan peraturan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Kenetenagakerjaan.

“Kita juga menuntut agar pihak manajemen PT Gojek tidak melakukan Putus Mitra (PM) secara sepihak kepada pekerja driver gojek, tanpa ada konfirmasi, cross check, klarifikasi terlebih dahulu kepada para pihak yg dikenai PM,” terangnya.

Selain itu, beber dia, pihaknya menuntut adanya transparansi bila ada registrasi mitra baru, menuntut penghapusan order prioritas, menuntut pengaktifan kembali mitra yg terkena notif PM, dan menuntut pensetaraan penghasilan para pekerja driver gojek, minimum sesuai UMK sebagaimana kenetuan Pasal 90 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang telah mengatur, bahwa pengusaha dilarang memberikan upah di bawah upah minimum.

“Serta kami menuntut agar segera dibentuk serikat pekerja dan mendaftarkannya ke asosiasi serikat pekerja indonesia serta Disnaker Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya,” jelasnya.

Dewan Pembina Gabungan Komunitas Hiden Priangan Timur, Nanang Nurjamil menuturkan, Hiden dalam tuntutan ini tak ada maksud untuk melakukan pembubaran PT Gojek.

“Satu hal uang naif jika mata pencaharian kami dibubarkan. Kami hanua minta kepada dinas terkait untuk mengevaluasi izinnya. Jika tak ada izin ya harus tertib administrasi,” pungkasnya.

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.