Tak Dipinjami Uang Rp200 Ribu, Cucu Nekat Bunuh Nenek di Sukaraja Tasik

3752
0

TASIKMALAYA – Hanya gara-gara tak dipinjami uang Rp200 ribu, AY (25) warga Sukaraja Kabupaten Tasik nekat bunuh neneknya Enyu (67).

Usai melalukan aksi sadisnya, tanggal 22 Oktober 2019 lalu, AY langsung kabur ke Bayuasin Sumatera Selatan.

Enam bulan kemudian, AY berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya di tempat persembunyianya di Banyuasin, Minggu (22/3/20).

“Ini tersangka yang kita amankan di persembunyianya di Banyuasin. Tim harus melewati sungai untuk bisa menangkap pelaku selama 45 menit”, jngkap AKP Siswo Tarigan SIk, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya kepada wartawan, Senin (23/3/20).

Kepada polisi, AY mengaku perbuatanya dilakukan gara-gara kesal tak diberi pinjaman uang Rp200 ribu rupiah.

Padahal, neneknya itu memiliki uang tunai jutaan rupiah serta perhiasan emas.

Dalam menjalankan aksinya, kata Siswo, AY pura-pura menginap di rumah korban.

Saat dianggap ada kesempatan, AY berusaha mencuri periasan emas serta uang tunai milik sang nenek.

Nahas, usai embat barang dan sebelum kabur, sang nenek memergoki aksinya.

Merasa malu dipergoki, AY akhirnya menyumpal mulut sang nenek dengan selimut, lalu membekap muka korban dengan bantal.

“Korban dibekap sama pelaku bagian mulut serta wajahnya hingga kehabisan nafas. Usai dipastikan nenek nya mati, pelaku langsung melarikan ke Banyuasin,” tutur Siswo.

Dihadapan polisi, AY mengaku kesal karena neneknya pelit tak meminjamkan uang. Padahal, dirinya sedang butuh uang untuk membayar utang Rp1 juta.

Selain itu, uangnya juga akan dipakai menjenguk anaknya di Banyuasin Sumatra selatan.

Sebelumnya, AY mengaku sempat menangis usai melakukan pembunuhan sadis ini.

“Nenek itu masih kelihatan gerak dan saya sempat nangis. Dia (neneknya, red) sempat bilang; Istigfar Jang Istigfar Jang.. tapi karena saya butuh, saya kalap akhirnya saya habisi nyawa nenek dengan cara dibekap,” ucap AY.

Kini, polisi telah menyita barang bukti berupa selimut, pakaian korban serta barang yang dibeli pelaku dari hasil mencuri.

Akibat perbuatanya, pelaku dijerap pasal KUH Pidana pasal 362 dan 339 ancaman kurungan seumur hidup.

(age/ radartasikmalaya.com)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.