Pemprov Canangkan Program Satu Desa Satu Perusahaan

Tak Harus Cari Kerja ke Kota

23
KUNJUNGAN. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat hadir di pencanangan OVOC di Desa Sukalaksana Kecamatan Samarang Kamis (20/12). (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)

SAMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan mencanangkan one village one company (OVOC) atau satu desa satu perusahaan. Program tersebut dicanangkan untuk membantu kemandirian desa.

“Kami ingin tidak ada lagi ketimpangan antara desa dan kota. Sehingga masyarakat desa tak harus mencari pekerjaan ke kota,” ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai pencanangan OVOC di Desa Sukalaksana Kecamatan Samarang Kamis (20/12).

Dengan program satu desa satu perusahaan tersebut maka masyarakat Jawa Barat tidak akan lagi pergi ke kota untuk mencari pekerjaan.

“Dengan satu perusahaan ini warga yang tinggal di desa mengerjakan apapun, baik itu bidang usaha pertanian, perikanan ataupun melakukan orderan barang,” paparnya.

Konsep OVOC, kata dia, berbeda dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). OVOC, sistemnya akan terlebih dulu mencari pasar sebelum mendirikan perusahaan.

“Kalau BUMDes kebanyakan mendirikan perusahaan dulu, sementara marketingnya dibiarkan dan tidak diurus. Jadi banyak yang tidak berhasil,” paparnya.

Emil mengatakan untuk menyukseskan program ini, Pemprov Jabar akan memberikan bantuan modal untuk tiap desa sebesar Rp 100 juta. Bukan hanya modal, pemerintah juga akan membantu dalam segi pemasarannya.

“Per Januari akan ada 600 desa yang mengikuti program OVOC. Permodalan selanjutnya akan dibantu perusahaan-perusahaan, seperti Bank BJB dan yang lainnya,” terangnya.

Plt Direktur Utama Bank BJB Agus Mulyana akan membantu akses keuangan perbankan di desa. Sebagai agen pembangunan daerah, BJB akan membantu desa untuk mengembangkan setiap potensi.

“Akses keuangan perbankan di desa melalui program BiSA Laku Pandai. Kami akan bantu seperti di Sumedang dengan beri modal kerja,” ujar Agus.

Selama ini, pihaknya selalu mencermati potensi perekonomian di desa. Selain itu, Bank BJB berupaya menyelaraskan kegiatan usaha pengembangan desa dengan program Pemprov Jabar.

“Sudah ada skemanya dalam rangka pembinaan dan permodalan. Itu sudah menjadi program dan tinggal luncurkan,” paparnya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.