Tak Kapok, Baru Keluar Bui, 3 Residivis Maling Motor Lagi

45
0
DIRINGKUS. Keempat pelaku kasus pencurian sepeda motor diamankan Satreskrim Polres Tasikmalaya, Rabu (6/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

MANGUNREJA – Masuk penjara tidak membuat perilaku seseorang menjadi lebih baik atau jera.

Tak jarang yang baru keluar langsung melakukan aksi kriminalitas. Seperti yang dilakukan DM alias A (25), SW alias G (25), IR (25) dan KR (24) diringkus Satreskrim Polres Tasikmalaya karena kembali terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor di 12 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, Rabu (6/1).

Ketiga pelaku berasal dari Kecamatan Cikalong dan satu orang berasal dari Kecamatan Rajapolah. Bahkan ketiganya adalah residivis curanmor yang sedang menjalani program pemerintah yakni asimilasi September 2020 lalu.

Para pelaku ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya di sebuah kontrakan di wilayah Cikalong. Kontrakan tersebut milik salah satu pelaku, mereka ditangkap saat sedang berkumpul setelah sebelumnya dibuntuti anggota.

Baca juga : MIRIS.. Nenek di Kota Tasik Terpaksa Jual Diri, Segini Tarifnya..

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno mengatakan, berawal dari informasi masyarakat pihaknya mengantongi identitas tiga pelaku residivis curanmor yang kerap melakukan aksi pencurian sepeda motor.

“Ketiga pelaku ini melakukan pencurian sepeda motor setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan dan sedang menjalani program asimilasi,” terang Hario kepada wartawan saat ekspose di Mako Polres Tasikmalaya, Rabu (6/1).

Menurut dia, jejak ketiga pelaku dapat terendus dan pada 23 Desember 2020 lalu ditangkap.

“Para pelaku ini diketahui setelah keluar lembaga pemasyarakatan sekitar bulan September 2020 lalu dan sedang menjalani asimilasi, tapi mereka mulai melakukan kembali aksi pencurian sepeda motor hingga Desember ini,” ungkap dia.

Dari hasil penangkapan ketiga pelaku residivis pencurian sepeda motor, kemudian dilakukan pengembangan dan terungkap satu lagi pelaku yang berperan sebagai penadah yakni KR. Dari September sampai Desember 2020, komplotan ini sudah melakukan aksi pencurian motor di 12 TKP di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.

“Dari setiap satu TKP, satu kendaraan mereka curi. Modusnya mengincar sepeda motor yang terparkir atau lepas dari pengawasan pemiliknya. Dalam setiap TKP, pelaku melakukan aksinya dua orang dan terkadang oleh tiga orang,” jelas dia.

Barang bukti yang diamankan dari para pelaku, terang dia, enam kendaraan bermotor jenis matic, termasuk satu motor yang digunakan pelaku. Sedangkan untuk barang bukti yakni kunci later T atau Y, dan gurinda untuk membentuk dan melancipkan kunci. Jadi segalanya sudah dipersiapkan para pelaku.

“Untuk barang bukti sepeda motor ini, jumlah keseluruhannya ada 12 buah dari 12 TKP. Dan sisanya ada di kontrakan pelaku jadi belum sempat terjual. Ketiga pelaku curanmor kita jerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan satu orang penadahnya dijerat pasal 480 dengan ancaman empat tahun penjara,” tambah dia.

Salah satu pelaku, DM alias A (25) mengaku dalam menjalankan aksinya mencuri sepeda motor tidak membutuhkan waktu lama, hanya dalam waktu 10 detik sudah bisa dipetik dan dibongkar kunci kontaknya.

“Iya cuma butuh waktu 10 detik saja, sekali petik satu sepeda motor. Mencuri motor matic karena mudah dibongkar kuncinya, dijualnyanya juga cepat dan lebih gampang,” tuturnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.