Warga Campaka Butuh Jembatan Permanen

Mobil tak Masuk Jembatan, Ibu Hamil Warga Pangandaran Ini Akhirnya Digotong

73
0
ISTIMEWA. DIGOTONG. Seorang ibu hamil tengah digotong melewati jembatan penghubung antara Desa Campaka dan Harumandaral Kecamatan Cigugur belum lama ini.
ISTIMEWA. DIGOTONG. Seorang ibu hamil tengah digotong melewati jembatan penghubung antara Desa Campaka dan Harumandaral Kecamatan Cigugur belum lama ini.
Loading...

PANGANDARAN – Masyarakat Desa Campaka Kecamatan Cigugur membutuhkan jembatan permanen sebagai penopang aktivitas masyarakat.

Salah seorang tokoh Desa Campaka Purkon mengatakan saat ini ada satu jembatan gantung yang menghubungkan Desa Campaka dan Desa Harumanadala, jembatan itu hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.

”Lebar jembatan hanya sekita 1 meter dengan lebar 30 meter,” jelasnya kepada Radar, Minggu (5/1).

Lanjut dia, banyak masyarakat yang biasa menggunakan jembatan tersebut sebagai alternatif menuju Desa Harumandala.

“Jelas banyak yang sangat ketergantungan dengan jembatan itu, namun kondisinya memang belum begitu aman,” terangnya.

Bahkan, kata dia, beberapa waktu lalu ada warga yang akan melahirkan terpaksa digotong saat melewati jembatan itu, karena kendaraan roda empat tidak bisa melewatinya.

”Sesudah lewat jembatan, baru si ibu hamil itu dipindahkan lagi ke dalam mobil menuju Puskesmas,” katanya.

Loading...

Artinya, sambung dia, diperlukan jembatan permanen dengan ukuran yang lebih besar dan lebar.

”Jangan jembatan gantung ini malah rusak nantinya, karena tidak adanya perbaikan,” tuturnya.

Ia tidak memungkiri jika jembatan gantung tersebut juga pernah menelan korban jiwa beberapa waktu lalu. ”Sempat ada kecelakaan di sini, untuk itu kami memerlukan jembatan permanen,” singkatnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.