Tak Pake Masker Didenda Rp50 Ribu, di Kota Tasik Berlaku Agustus

140
0

KOTA TASIK – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mulai diberlakukan sanksi denda untuk warga yang tak memakai masker pada 1 Agustus 2020. Besaran denda yang ditentukan adalah Rp50 ribu.

Wali Kota Tasik, Budi Budiman mengatakan, sanksi denda itu telah dirancang sejak Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mewacanakan mengenai hal itu.

Pergubnya belum lama ini telah ditetapkan Ridwan Kamil.

Tujuannya, agar warga tetap menjalani protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker ketika ke luar rumah selama pandemi Covid-19 masih terjadi.

Budi menyatakan, sanksi ini diberlakukan bukan karena masalah uangnya. Tapi lebih kepada mendisplinkan masyarakat agar taat dan patuh tetap menerapkan protokol kesehatan selama masih pandemi Covid-19.

“Bukan masalah uang (sanksi denda, Red), tapi kita ingin semua disiplin. Ini untuk keselamatan kita semua,” ujar Budi kepada radartasikmalaya.com, Rabu (29/07) siang.

Loading...

Ia menerangkan, sanksi denda ini tak akan sembarangan dilakukan. Namun, ada proses peringatan terlebih dahulu, sebelum pelanggar dikenai sanksi denda.

Budi berharap, dengan adanya sanksi denda ini pengendalian kasus Covid-19 di Kota Tasik dapat terus dijaga.

Apalagi, ia menyebut, saat ini tak ada kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasik yang masih dirawat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasik hingga Rabu siang, tercatat total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 60 orang, 35 orang terkonfirmasi melalui uji usap (swab test) dan 25 orang melalui uji cepat (rapid test).

Dari total kasus itu, 57 orang dinyatakan sembuh dan tiga orang meninggal dunia.

“Kita bersyukur hari ini tak ada lagi yang dirawat, nol pasien Covid-19. Itu harus dijaga,” jelas Budi.

Menurut dia, mempertahankan itu lebih berat daripada mengobati.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.