Tak Pernah Serius Urus Taman

469
0
BERMAIN. Masyarakat bermain di Taman Alun-Alun Singaparna yang kondisinya masih belum representatif, Rabu (16/5).

SINGAPARNA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dianggap tidak serius dalam mengelola taman atau ruang terbuka publik, sehingga kondisi taman yang ada tidak diurus dengan baik dan terkesan kumuh. Hal itu diungkapkan Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep Muslim saat dihubungi Radar, Rabu (16/5).

Asep menjelaskan hampir semua taman-taman yang ada di Kabupaten Tasikmalaya tidak ada perawatan serius oleh pemerintah. Padahal keberadaan ruang terbuka publik itu sangat penting. “Sejauh ini belum ada yang layak untuk dijadikan taman. Karena ruang publik itu masyarakat bisa bermain dan beraktivitas dengan nyaman tanpa ada sampah berserakan,” ujarnya.

Memang niat pemkab menyediakan kawasan publik sudah bagus. Akan tetapi pemerintah juga harus konsisten dalam melakukan perawatan dan pengelolaannya, sehingga kondisi taman tersebut bisa selalu nyaman untuk maysarakat. “Karena akan percuma terus melakukan pembangunan tapi tanpa ada perawatan, ini menandakan pemerintah tidak serius dalam mengurus taman atau ruang publik,” bebernya.

Terpisah, Ketua KNPI Kecamatan Singaparna Asep Abdul Rofiq menambahkan hampir semua taman yang dibangun pemkab tidak dilakukan pengelolaan yang serius. Terbukti taman yang berada di area Kantor Bupati Tasikmalaya dan Taman Alun-Alun Singaparna kondisinya sangat tidak terurus. “Mulai dari kepala daerah sampai dinas terkaitnya kompak tidak serius merawat dan mengurus taman,” terangnya.

Kemudian berkaitan dengan kewenangan dalam pengelolaan taman atau ruang terbuka publik juga masih tidak jelas dan terkesan tumpang tindih. Sehingga tidak ada yang serius dalam mengelola Taman Alun-Alun Singaparna hingga kondisinya kumuh.

Kepala Bidang Pengelolan Persampahan, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya Atep Dadi Sumardi mengatakan untuk kewenangan mengurus Taman Alun-Alun Singaparna sejauh ini oleh dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Dinas PUPR dan LH. “Untuk pengelolaannya ada di PUPR dan kebersihan sampahnya berada di kita (LH, Red) jadi harus bersama-sama dalam me­nyelesaikannya,” ungkapnya.

Loading...

Dadi menyarankan untuk pengelolaan taman itu harus ada kepastian oleh siapa yang paling bertanggung jawab. Sehingga dalam pengelolaannya bisa lebih fokus. (ujg)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.